Suara.com - Warga Palestina melempari delegasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, saat mereka mengunjungi Tepi Barat—wilayah yang dicaplok Israel—memakai telur busuk.
Anggota Dewan Kota New York yang ikut dalam rombongan itu juga tak luput dari lemparan telur. Peristiwa tersebut, menurut pemberitaan Arabnews, terjadi pada Kamis (22/2/2018).
Pelemparan telur busuk itu merupakan bentuk protes warga Palestina atas deklarasi Trump, yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember 2017.
Awalnya, delegasi AS yang terdiri dari anggota legislatif serta kelompok masyarakat sipil tersebut, hendak bertemu lembaga pemungutan suara kota Ramallah.
Namun, saat mereka hendak menaiki bus untuk ke kota itu, warga Tepi Barat mendatangi mereka dan melempari telur busuk.
Mereka langsung dievakuasi masuk bus, dan langsung melaju kencang. Namun, sejumlah demonstran tetap mengejar bus itu sembari melempar telur.
Para demonstran juga meneriakkan yel-yel dan membawa poster bertuliskan “AS adalah bagian dari masalah, bukan solusinya.”
Departemen Luar Negeri AS mengecam kejadian tersebut.
"Amerika Serikat benar-benar menentang penggunaan kekerasan atau intimidasi untuk mengekspresikan pandangan politik," begitu pernyataan resmi departemen tersebut.
Baca Juga: Benih Lobster Senilai Rp14 Miliar Diselundupkan ke Singapura
"Jenis tindakan ini jelas-jelas kontraproduktif terhadap kepentingan Palestina; Ini hanya berfungsi untuk memastikan bahwa orang Amerika tidak dapat mendengar atau mempertimbangkan perspektif Palestina.”
Salah Al-Khawaja, demonstran, menegaskan melakukan aksi itu untuk menunjukkan perlawanannya atas deklarasi Trump.
“Yerusalem Timur adalah ibu kota Palestina. Karenanya, deklarasi Trump itu justru menafikkan solusi perdamaian Palestina-Israel yang bersandar pada solusi kedaulatan dua negara,” tegasnya.
Untuk diketahui, bulan Januari 2018, delegasi AS yang mendatangi kota Betlehem juga disambut oleh demonstrasi massa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi
-
Buntut Hujan Deras, 39 RT di Jakarta Selatan Dikepung Banjir Setinggi 30 Sentimeter
-
Mahfud MD Beberkan 4 Isu Krusial Komisi Reformasi Polri: Posisi Kapolri hingga Penguatan Kompolnas
-
Kecelakaan Maut di Cilandak: Pemotor Tewas Usai Hantam JakLingko Depan Warung Bakso
-
Drama Aura Kasih Berlanjut, Berpeluang Dipanggil KPK Terkait Ridwan Kamil di Luar Negeri
-
Kabar Gembira! Lansia di Atas 75 Tahun yang Tinggal Sendirian Bakal Dapat Makan Gratis dari Kemensos
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?