Suara.com - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa pada Rabu (7/3/2018) mendesak agar gencatan senjata di Suriah segera dilaksanakan. Desakan ini sesuai dengan amanat dari Resolusi Dewan Keamanan PBB No 2401.
Menurut Duta Besar Belanda untuk PBB Karel Van Oosterom, para anggota Dewan Keamanan menyampaikan kekhawatiran soal kondisi kemanusiaan dan mereka membahas upaya penghentian permusuhan. Informasi ini disampaikan Karel Van Oosterom kepada para wartawan usai menghadiri sidang tertutup.
Dubes Belanda itu saat ini menjabat sebagai Presiden Dewan Keamanan selama Maret.
Ia tidak memberikan keterangan terperinci soal pembicaraan dalam sidang dan menolak menjawab pertanyaan.
Sidang darurat Dewan Keamanan PBB pada Rabu (7/3/2018) itu digelar atas permintaan Prancis dan Inggris karena Resolusi 2401, yang disahkan dengan suara bulat pada 24 Oktober 2017 itu tidak terlaksana. (Antara)
Berita Terkait
-
Balasan Rudal Iran Menyasar Pusat Komando Pasukan Khusus Amerika Serikat di Suriah
-
Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan
-
PBB Turun Tangan! Senator Paraguay yang Hina Rasis Mbappe Melawan Balik
-
Pria Bakar Diri Hingga Tewas di Depan Maskar Besar PBB New York
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dilema Pencari Kerja: Mengapa Mencari Upah Layak Dianggap Pilih-pilih?
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
-
Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama
-
Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!
-
PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN