Suara.com - Ribuan umat Hindu yang berdomisili di sekitaran Jabodetabek, hari ini (11/3) tengah menjalani prosesi upacara Melasti di Pura Segara, Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.
Upacara Melasti sendiri merupakan prosesi penyucian diri yang dilakukan dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi pada Sabtu, 17 Maret 2018 mendatang.
Salah satu umat Hindu yang mengikuti prosesi ini adalah I Made Artika. Artika mengaku datang langsung dari Kota Bogor bersama rombongan lainnya untuk mengikuti prosesi Melasti di Cilincing.
"Kami datang dari rombongan Pura Gunung Salak dan Pura Giri Kusuma. Ada sekitar empat bus besar datang ke sini," katanya kepada Suara.com.
Ritual ini, kata Artika, dimaknai sebagai proses pembersihan dan penyucian diri dalam menyambut Tahun Baru Saka 1940.
Umat Hindu datang menggunakan pakaian adat khas Bali seperti Udeng atau penutup kepala khas lelaki Bali sambil membawa sesajian.
Menjelang petang nanti, mereka akan bersama-sama menuju arena upacara menggunakan perahu-perahu kecil yang sudah disediakan.
"Rangkaian sembahyang nanti memiliki simbol penyucian alat upacara sekaligus menyucikan diri. Jadi harus ada kesiapan lahir bathin," tutup Artika.
Selain dihadiri oleh ribuan umat Hindu Bali, Upacara Melasti di Pura Segara Cilincing juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan beserta istri.
Berita Terkait
-
10 Hal yang Harus Dipatuhi Saat Nyepi di Bali, Melanggar Bisa Terkena Sanksi
-
Berwisata di Pantai Melasti Bali, Surga Tersembunyi di Balik Batuan Kapur
-
Viral, Perempuan Berhijab Ini Bagikan Air Minum untuk Umat Hindu yang Sedang Melasti
-
Berbagai Ritual dan Fakta Menarik Hari Raya Nyepi di Bali, Ternyata Bantu Kurangi Global Warming
-
Kronologi Bule Tantang Pecalang Duel karena Tak Beri Jalan saat Melasti, Selesai Lewat Mediasi
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam