Suara.com - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Bali ikut kehilangan atas meninggalnya pendiri Matahari Departemen Store Hari Darmawan. Menurut Sekretaris DPD Aprindo Bali Made Abdi Negara, Hari adalah inspirasi dan panutan bagi pengusaha di Bali.
"Kabar duka ini tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga tapi kami pengusaha ritel juga," katanya seperti dilansir dari Harianjogja.com-jaringan Suara.com-Minggu (11/3/2018).
Dalam kesempatan lain, Pjs Ketua Aprindo Bali Anak Agung Ngurah Agung Agra Putra juga menyatakan bela sungkawa. Dia menghimbau kepada seluruh pengurus untuk bersama-sama mendoakan Hari.
"Info kejadiannya sangat mendadak dan tidak terduga, semoga keluarga yang ditinggalkan tabah, yang jelas kami seluruh peritel di Aprindo Bali sangat berduka dengan kepergian beliau," ujarnya.
Hari sebelumnya ditemukan meninggal dunia di Sungai Ciliwung, Bogor, Sabtu (10/3/2018). Dia diduga terpeleset dan tercebur ke sungai tersebut.
Jenazah Hari ditemukan tersangkut di bebatuan sekitar 100 meter dari vilanya di kawasan Puncak, Bogor. Saat ini, jenazah disemayamkan di rumah duka Kertha Semadi, Jalan Mahendradata Kargo, Denpasar, Bali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor