Suara.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Utut Adianto, resmi dilantik sebagai Wakil Ketua DPR, Selasa (20/3/2018).
Grandmaster catur tersebut, dipandu membacakan sumpah jabatan oleh Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali.
Utut diusulkan sebagai Wakil Ketua DPR oleh PDIP setelah unsur pemimpin legislatif mendapat pertambahan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD.
"Sebelum memangku jabatan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, saudara wajib bersumpah menurut agama Islam. Apakah saudara bersedia?," tanya Hatta Ali.
"Bersedia," jawab Utut.
Sebelum membacakan sumpah, Utut diingatkan sumpah yang ia ucapkan mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan negara, terutama memelihara dan menyelamatkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
"Sumpah ini adalah janji terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan manusia, harus ditepati dengan segala tindakan, kejujuran," ujar Hatta.
Utut kemudian diminta untuk mengikuti kalimat sumpah yang dibacakan Hatta..
"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan peraturan Perundang-Undangan, berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," tutur Hatta dan diikuti Utut.
Baca Juga: Polisi Duga Ada Kelalaian dalam Proyek Rusunawa Pasar Rumput
"Bahwa saya dalam menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi tegaknya kehidupan demokrasi serta kepentingan bangsa, negara daripada kepentingan pribadi seseorang dan golongan," lanjut Hatta.
"Bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambah Hatta.
Dengan selesainya pengucapan sumpah jabatan, Utut dinyatakan resmi menjabat sebagai Wakil Ketua DPR.
Ia kemudian dipersilakan untuk menadatangani surat keputusan dan dipersilakan untuk menempati kursi pimpinan DPR yang berada di depan.
DPR kini dipimpin oleh enam pimpinan, yakni Ketua DPR Bambang Soesatyo dari Partai Golkar, Wakil Ketua Fadli Zon dari Partai Gerindra, Fahri Hamzah dari PKS, Agus Hermanto dari Partai Demokrat, Taufik Kurniawan dari Partai Amanat Nasional dan Utut Adianto dari PDIP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat