Suara.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian mengkhawatirkan, terdapat peserta Pilkada 2018 yang digelar serentak di 171 daerah tak siap menerima kekalahan.
Tito menilai, ketidaksiapan peserta pilkada mengalami kekalahan bisa memicu konflik horizontal di masyarakat.
"Kalau ada diktum ‘siap menang, siap kalah’, mudah-mudahan betul dirasakan kontestan pilkada. Tapi saya rasa sebagian besar kontestan tidak siap kalah. Mereka siapnya buat menang. Kalau mau kalah ngapain investasi segala macam, kerja keras," kata Tito di Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2018).
Menurut Tito, pemilihan kepala daerah secara langsung juga turut memengaruhi kondisi masyarakat dalam pertarungan antarelite.
Dengan begitu, Tito mengakui terdapat polarisasi atau kubu-kubu dalam masyarakat yang berhadap-hadapan satu sama lain saat pilkada.
"Karena berbeda pilihan, polarisasi ada di masyarakat. Nah, dari sudut pandang penjaga keamanan, polarisasi itu adalah potensi konflik,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas