Suara.com - Aiptu Dadang Sumantri yang ditangkap dalam kasus penyalahgunaan narkoba terancam dicopot dari jabatannya sebagai anggota Sentra Pelayanan Terpadu Kepolisian Polsek Sawangan.
"Polres Depok sudah mengambil langkah," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis saat dikonfirmasi Suara.com, Minggu (1/4/2018).
Apabila dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus narkoba, Idham mengaku siap memberikan sanksi tegas berupa pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH kepada Aiptu Dadang.
"Sudah saya sampaikan, kalau terbukti maka (Aiptu Dadang) di PTDH," kata dia.
Ancaman pemecatan itu diberlakukan kepada semua anggota polisi yang melakukan tindak pidana. Idham menyampaikan akan bersikap tegas untuk memberikan sanksi kepada anak buahnya yang melanggar hukum
"Kita tindak tegas," katanya.
Sebelumnya, aparat Subdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap Dadang di kediamannya, Jalan Rebana IV, Nomor 14, RT 1, RW 7, Sukmajaya, Depok, pada Rabu (28/3/2018) lalu.
Dalam penggerebekan, polisi mengamankan seorang warga bernama Alfi Rizki lantaran kedapatan ikut bersama Dadang mengonsumsi sabu.
Petugas juga mendapatkan barang bukti sabu seberat 6,34 gram saat menggeledah saku celana Dadang. Sedangkan dari tangan Alfi, polisi menyita sabu seberat 7,53 gram. Total barang bukti narkoba yang disita dari penggerebekan tersebut yakni 13,8 gram.
Baca Juga: Anak Wakil Bupati Ini Ditangkap saat Pakai Sabu Bersama PNS
Polisi juga masih memburu pelaku berinisial S yang diduga berperan sebagai pemasok sabu. Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari S di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Atas perbuatannya, Dadang dan Alfi dikenakan Pasal 114 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau melanggar Pasal 112 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Keduanya terancam di penjara selama empat tahun.
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar