Suara.com - Sembilan hakim konstitusi menggelar Rapat Permusyawaratan Hakim atau RPH untuk memilih Ketua MK periode 2018-2020. Pemilihan Ketua MK yang dimulai pukul 08.30 WIB di Gedung MK secara permusyawaratan melalui rapat tertutup untuk umum tidak menghasilkan keputusan.
Akhirnya, pukul 10.15 WIB pemilihan Ketua MK dilanjutkan secara voting melalui rapat pleno terbuka untuk umum. Rapat pleno pemilihan Ketua dipimpin oleh hakim konstitusi Anwar Usman.
"Berdasarkan catatan Sekretaris Jenderal MK, telah hadir sembilan hakim konstitusi. Dengan demikian qorum dapat tercapai, maka forum dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. Sesuai rapat pukul 08.30 WIB tadi dilakukan pemilihan Ketua MK secara musyawarah tak mencapai keputusan, maka pemungutan suara dilakukan dengan voting dan terbuka untuk umum," kata Anwar Usman membuka rapat pleno di ruang rapat pleno lantai 4 Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Senin (2/4/2018).
Dalam rapat pleno pemilihan Ketua MK kali ini hanya delapan orang hakim yang dapat dipilih dari sembilan hakim. Sebab, ada satu hakim konstitusi yang sudah tidak bisa dipilih yaitu Arief Hidayat. Lantaran yang bersangkutan sudah dua kali dipilih sebagai Ketua MK.
"Terdapat delapan hakim yang dapat dipilih sebagai Ketua MK dalam rapat paripurna kali ini," ujar dia.
Sementara itu, pelantikan Ketua MK yang baru akan dilakukan pukul 15.00 WIB.
Pemilihan Ketua MK baru ini untuk menggantikan Arief Hidayat yang telah berakhir masa jabatannya sebagai hakim Konstitusi periode 2013-2018. Hal ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 tahun 2011 dan pasal 2 ayat 6 Peraturan MK Nomor 3 tahun 2012 tentang tata cara pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MK.
Sembilan hakim konstitusi yang hadir sekarang adalah, Arief Hidayat, Saldi Isra, Anwar Usman, Maria Farida, Aswanto, Wahiduddin Adams, I Gede Pesek Palguna, Sehartoyo dan Manahan Sitompul.
Sampai berita ini diturunkan, rapat pleno masih berlangsung.
Baca Juga: Mahkamah Konstitusi Gelar Rapat Pemilihan Ketua Pagi Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Jaksa Tegaskan Dokter Tifa Tetap Bisa Didakwa Meski Laporan Sudah Dicabut
-
Persija Resmi Perpanjang Kontrak Fabio Calonego, Tetap Jadi Andalan Shin Tae-yong
-
Sekolah Rakyat di Sulsel Buka Akses Pendidikan Berkualitas bagi Anak Kurang Mampu
-
Orang Dekat Donald Trump Bongkar Kelicikan Israel di Balik Perang AS - Iran
-
Hadir Hingga Pelosok Negeri, Mantri BRI Bantu Wujudkan Harapan dan Kemandirian Keluarga
-
Tiga Kampus Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Satgas Seharusnya Tak Sekadar Formalitas
-
Ditanya soal Komisaris PTPP Aisyah Zakkiyah Keponakannya, Menteri PU Kesal: Lu Pikir Sendiri Lah!
-
Dedikasi Tanpa Batas, Mantri BRI Jadi Penggerak Pemberdayaan Ekonomi di Sumatera Utara
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanduk Malvinas Jadi Sorotan
-
Hadir di Gaya Hidup Masyarakat, BTN Kolaborasi dengan Burger Bangor