Suara.com - Kesiapan Makahmah Konstitusi dalam menangani sengketa Pilkada serentak 2018 sudah dilaporkan ke Presiden Joko Widodo.
Hal itu disampaikan Ketua MK Arief Hidayat, Wakil Ketua MK Anwar Usman, dan Sekjen MK Guntur Hamzah, saat bertemu dengan Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018).
"Kami melaporkan seluruh persiapan penangana perselisihan seluruh hasil pilkada, untuk tahun 2018 ini pilkada serentak dengan jumlah 171 (daerah)," ujar Arief setelah pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
"Yang 171 daerah itu mencerminkan 80 persen suara pemilih di Indonesia. Seolah-olah kami berasumsi keberhasilan Pilkada 2018 itu mencerminkan hasil Pileg dan Pilpres 2019," lanjut Arief.
Untuk memastikan sengketa pilkada di MK berjalan dengan baik, MK sudah menjalankan peraturan perundang-undangan.
Selain itu MK juga sudah menyiapkan dasar hukum, yakni Peraturan MK Nomor 5 sampai Nomor 8 Tahun 2017. Aturan tersebut nantinya akan dipakai sebagai dasar hukum penyelesaian perkara di MK.
"Sampai hari ini kami sudah melaukan sosialisasi instrumen-instrumen itu kepada semua pihak. Yang pertama kepada aparat penyelenggara, kepada Bawaslu, DKPP, dan KPU," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan
-
RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!