Suara.com - Presiden Joko Widodo menghadiri acara pengambilan sumpah jabatan Arief Hidayat, sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2018-2023, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (27/3/2018).
Arief mengucapkan sumpah jabatan sebagai ketua hakim MK untuk untuk periode kedua. Sumpah jabatan Arief dibacakan di hadapan Jokowi secara agama Islam.
"Bismillahirrahmanirrahim. Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi kewajiban hakim konstitusi dengan sebaik-baiknya. Memngang teguh Undang-Undang Dasar tahun 1945 dan menjalankan segaala peraturan perundangan, dengan setulus-tulusnya menurut UUD 1945. Serta berbakti pada nusa dan bangsa," ucap Arief.
Kemudian acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sumpah jabatan.
Arief terlebih dahulu yang menandatangani berita acara, dilanjutkan Jokowi.
Pelantikan Arief dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Ketua MPR Zulkifli Hasan, anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan, dan para hakim MK. Wakil Presiden Jusuf Kalla juga hadir.
Untuk diketahui, Arief ditetapkan menjadi hakim konstitusi oleh DPR setelah melalui uji kelayakan dan kepatutan.
Sebelum sumpahnya diambil, akademisi dari banyak universitas maupun fakultas hukum di Indonesia yang berharap Arief mundur dari jabatannya.
Bahkan, para akademisi membuat petisi agar Arief mau mengundurkan diri setelah dua kali dinyatakan melanggar kode etik MK.
Baca Juga: Anies: Jangan Sampai Proyek Pembangunan Tak Dirasakan Keluarga
Berita Terkait
-
Jokowi Terima Perwakilan Ojek Online yang Aksi di Depan Istana
-
Jelang Pilkada, Jokowi Minta Warga Tak Mempan 'Ditembak' Hoaks
-
Beri Arahan Puluhan Ribu CPNS Baru, Jokowi: Saudara Harus Kepo
-
'Serang Balik' Hasto, Rachland: Juru Bicara yang Buruk Buat PDIP
-
Di Depan Ribuan CPNS, Jokowi: Saya Tahu Mayoritas Kalian Jomblo
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Komisi II DPR Buka Peluang Masukkan Aturan Pilkada dalam Kodifikasi RUU Pemilu
-
KAI Daop 1 Jakarta Kembalikan Dana Penumpang hingga Rp1,2 Miliar Imbas Banjir Pekalongan
-
Kejar Tahapan Pemilu, Komisi II DPR Targetkan UU Pemilu Baru Tuntas Akhir 2026
-
Waspada! Kasus DBD di Jakarta Mulai Merayap Naik di Awal 2026
-
Temuan Komisi E DPRD DKI: Obat HIV di Jakbar Disimpan di Ruangan Apek, Pasien Keluhkan Bau Menyengat
-
Sentil Pemprov DKI Soal Tawuran, Komisi E DPRD Usul Sanksi Pidana bagi Orang Tua Pelaku
-
Pecah Kongsi! Rustam Effendi Kecewa Eggi Sudjana Sebut Jokowi Orang Baik Usai Kasus Dihentikan
-
DPRD DKI Dukung Rute Baru Transjabodetabek untuk Kurangi Macet Jakarta
-
Rustam Effendi Sebut Eggi Sudjana Musuh dalam Selimut, di TPUA Dia Duri dalam Daging!
-
Kepala Daerah yang Di-endorse Jokowi Ditangkap KPK, Bukti Pengaruh Politik Memudar Pasca Lengser?