Suara.com - Ibu Negara Iriana Joko Widodo, menghadiri misa pemberkatan jenazah besannya, almarhum Didit Supriyadi, di rumah duka Harmony 2 Kutai Residence, Jalan Kutai Barat 8 RT4/RW16 Kelurahan Sumber, Banjarsari, Rabu (4/4/2018).
Presiden Jokowi tak hadir dalam misa tersebut. Jokowi dikabarkan langsung kembali ke Jakarta, setelah menghadiri misa pemberkatan jenazah, Selasa (3/4) malam
Anak sulung Presiden yang menjadi menantu Didit, Gibran Rakabuming Raka, hadir di rumah duka. Mengenakan kemeja putih, dia menyalami para pelayat yang datang mewakili keluarga Didit.
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo turut hadir di rumah duka. Dia menyampaikan sambutan mewakili Pemkot Solo.
Setelah menyampaikan sambutan bela sungkawa, Wali Kota lantas menyerahkan akta kematian Didit Supriyadi.
Penyerahan akta kematian berikut juga KK dan KTP dengan data terbaru untuk istri Didit, Fransiska Sri Partini tersebut sebagai bagian dari program Bela Sungkawa Kirim Akta Kematian (Besuk Kiamat).
"Ini program kami yang sudah berjalan sejak September 2017. Setiap ada warga Solo yang meninggal, kami datangi keluarganya untuk diberi akta kematian,” kata Rudy seperti diwartakan Solopos—jaringan Suara.com.
Untuk diketahui, Rabu siang ini, jenazah Didit akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Purwoloyo, Kelurahan Pucangsawit.
Berita ini kali pertama diterbitkan solopos.com dengan judul "Ibu Negara Iriana Jokowi Hadiri Misa Pemberkatan Sang Besan"
Baca Juga: Jokowi Minta Petani Garam Tak Risau dengan Garam Impor
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!