Suara.com - Pengacara bernama Denny Andrian Kushidayat mengklaim telah mendapatkan pendampingan hukum dari mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Nugroho Djayusman untuk mengawal proses hukum terkait kasus penistaan agama yang dituduhkan kepada Sukmawati Soekarnoputeri.
"Saya sudah menunjuk kantor hukum Pak Nugroho Djayusman. Untuk mengawal kasus ini (Sukmawati). Saya pelapor walau pun pengacara, saya mengajukan permohonan hukum, artinya saya ada pengacara," kata Denny saat dihubungi Suara.com, Rabu (4/4/2018).
Denny mengaku langsung mendatangi kantor advokat yang dipimpin Nugroho Djayusman usai melaporkan Sukmawati ke Polda Metro Jaya pada Selasa (3/4/2018). Dalam pertemuan tersebut, Nugroho bersedia membelanya selama berjalannya kasus Sukmawati hingga masuk ke persidangan.
"Saya kemarin sudah datang ke beliau. Beliau bersedia mendampingi kantor hukumnya bersedia mewakili saya. Dalam pendampingan di kepolisian maupun di kejaksaan. Jadi saya sudah resmi menunju kantor hukum Nugroho Djayusman," kata dia.
Denny juga menambahkan, tim pengacara dari kantor Advokat Nugroho Djayusman akan mendatangi kantor MUI, Jumat (6/4/2018), pekan ini.
"Saya didampingi perwakilan kantor hukum pak Nugroho Djayusman saya ke MUI. Mungkin habis salat Jumat," katanya.
Menurutnya, alasan rencana menyambangi MUI untuk meminta fatwa terkait laporannya ke putri kandung Presiden RI pertama Sukarno terkait soal tuduhan penistaan agama melalui puisi berjudul Ibu Indonesia.
"Ya intinya kita sowan ke MUI. Artinya kita tabayun juga setelah melaporkan. Karena kita akan meminta fatwa ke mereka juga," kata Denny.
Meski Sukmawati telah melayangkan permintaan maaf ke masyarakat khususnya kepada umat muslim, Denny Andrian Kushidayat tetap meminta polisi untuk menindaklanjuti terkait laporannya
Baca Juga: Alumni 212 Tunggu Perintah Rizieq untuk Demo Sukmawati
Sama halnya dengan Dennt, Ketua DPP Partai Hanura Amron Asyhari yang ikut melaporkan Sukmawati juga tetap berkukuh tak akan mencabut laporannya di Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut