Suara.com - Dua pentolan Persaudaraan Alumni 212—organisasi eks demonstran anti-Ahok pada masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017—menerima permintaan maaf Sukmawati Soekarnoputri soal kontroversi puisi ”Ibu Indonesia”.
Kedua pentolan organisasi itu adalah Kapitra Ampera dan Eggy Sudjana.
"Allah selalu membuka pintu maaf, jika dia sudah minta maaf ya kita maafkan," kata Kapitra kepada Suara.com, Rabu (4/4/2018).
Ia mengatakan, kasus ini harus menjadi pelajaran bagi putri mendiang Presiden pertama RI Soekarno tersebut.
"Minta maaf kan baik, kita tak boleh suudzon (berprasangka buruk), tak boleh sadis," tambahnya.
Sementara Eggy menegaskan, pihaknya telah memaafkan Sukmawati tapi tak berarti menghentikan proses hukum di kepolisian.
"Minta maaf kan boleh-boleh saja. Tapi proses hukum jalan terus,” tukasnya.
Ia menjelaskan, kasus Sukmawati ini seperti mengulang perkara mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang juga tersandung persoalan penistaan agama.
”Jadi, tindakan tersebut harus ditindak tegas oleh hukum agar ada efek jera,” tandasnya.
Baca Juga: Pimpinan Komisi II DPR: Cuti Kampanye Presiden Bukan Kewajiban
Berita Terkait
-
Memaafkan Secara Pribadi, Alumni 212 Tetap Polisikan Sukmawati
-
Polda Metro Dorong Kasus Sukmawati Selesai di Luar Pengadilan
-
Menteri Agama: Tak Berniat Hina Agama, Kita Maafkan Sukmawati
-
Sukmawati Minta Maaf, Dua Pelapor Tak Mau Cabut Perkara di Polisi
-
Laporkan Sukmawati ke Bareskrim, Tim Pembela Habib Rizieq Takbir!
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah