Suara.com - Nasib sial dialami Erny (38), PNS yang juga Bendahara Dinas Pendidikan Kota Tangerang. Perempuan itu disasar kawanan bandit gembos ban usai keluar dari dalam Bank.
Duit bantuan operasional sekolah (BOS) sebesar Rp 121 juta yang baru dicairkan di bank lenyap digasak perampok. Kejadian itu di Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Rabu (4/4/2018).
Ironisnya, uang itu akan digunakan untuk ujian nasional berbasis komputer (UNBK) Sekolah Menengah Pertama (SMP), pekan depan.
Reni (36), saksi mata, mengatakan peristiwa naas itu terjadi seusai dirinya bersama korban keluar dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Tangerang. Namun ditengah perjalanan, ada seorang pemotor berteriak jika ban mobil plat merah B 1093 CQN yang dikemudikannya itu kempes.
"Ban mobil kempes didekat perlintasan kereta api. Saya saat itu tidak langsung berhenti, tapi mencari tempat keramaian. Kebetulan ada bengkel tambal ban motor," kata Reni saat ditemui sejumlah awak media di Polsek Tangerang Kota.
Kesulitan mengganti ban mobil, kedua PNS itu meminta bantuan warga sekitar. Namun naas, tas jinjing yang dibawa Erny dirampas pelaku yang mengendarai motor. Perampas itu terjadi saat Bendahara Dinas Pendidikan Kota Tangerang hendak memberi upah ganti ban.
"Pas mau ngasih duit, tas ibu dijambret pengendara motor. Sempat kami kejar tapi tak terkejar. Kami langsung shock," ungkapnya.
Sadar menjadi korban kejahatan, kedua perempuan cantik itu akhirnya melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Tangerang Kota.
Kapolsek Tangerang Kota Kompol Ewo Samono mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan korban dan saksi mata dilokasi kejadian. Ewo menduga korban telah dibuntuti sejak keluar dari dalam bank.
Baca Juga: Perampok GrabCar Ditembak Mati karena Ingin Kabur saat Ditangkap
"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan agar bisa menangkap pelakunya," kata dia.
Ewo mengimbau kepada masyarakat kiranya meminta pengawalan kepada polisi apabila hendak mengambil uang dalam jumlah besar. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan serupa terjadi.
"Jangan ragu minta pengawalan petugas. Kami siap melayani masyarakat," pungkasnya. (Anggy Muda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan