Suara.com - Gara-gara nagih hutang sambil nyabu dan bawa parang, seorang lelaki bernama Andre Candra Andrianto (27) ditangkap Tim Anti Bandit (TAB) Polsek Gayungan Surabaya.
"Pelaku tak hanya memiliki sabu, tapi juga memiliki senjata tajam (sajam)," jelas Kapolsek Gayungan Surabaya, Kompol Andi Lukito, Kamis (5/4/2018).
Dijelaskan Kapolsek Lukito, lelaki bujangan itu ditangkap atas laporan warga. Pasalnya, dia selalu membawa parang jika keluar rumah.
"Dari laporan itu, polisi pun menindaklanjuti dan berhasil meringkus Andre," katanya.
Apes, saat ditangkap, ternyata di tangan andre juga ditemukan sabu-sabu satu poket dengan berat 0,6 gram.
Tak sampai disitu, TAB Polsek Gayungan Juga menemukan sebuah Bong (alat isap sabu) dalam tas yang dikenakan Andre.
"Setelah kami lakukan penyidikan, ternyata Andre sudah lama mengkonsumsi sabu-sabu. Bahakan, dalam satu pekan dia memakai sabu sebanyak dua kali. Dan setelah dites urine juga posistif," terangnya.
Parang yang dibawa tersangka sengaja untuk menakut-nakuti temannya yang memiliki hutang dari jual beli motor bodong.
"Teman saya punya hutang Rp 750 ribu tapi tidak dibayar sampai sekarang. Saya emosi karena dibohongi. Akhirnya saya membawa parang untuk menakutinya dengan harapan hutang saya dilunasi," cerita Andre.
Baca Juga: Warga Israel Aksi Kutuk Pembunuhan 16 Demonstran Palestina
Dari riwayat hidupnya, ternyata Andre sudah pernah merasakan pengapnya ruang tahanan dalam kasus penganiayaan.
Kini, Andre harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Untuk kali kedua, dia harus kembali menginap di tahanan dan dijerat UU Darurat dan penyalahgunaan narkoba. (Achmad Ali)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno