Suara.com - Tyas Dryantama (19), salah satu pelaku perampokan terhadap sopir angkutan online (gocar), Tri Widiyantoro, tertunduk lesu. Dia sudah mendekam di penjara.
Sembari menunggu proses persidangan, tersangka yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas negeri di Sumatera Selatan ini pun ditahan di ruangan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Mapolda Sumsel sejak penyerahan dirinya.
Suara.com menemuinya di Mapolda Sumsel. Dalam pengakuan langsungnya, Tyas mengklaim bukan otak dari perampokan tersebut. Setelah kasus ini terungkap, ia juga tidak mengetahui keberadaan dari Hengki, pelaku terakhir yang masih diburu.
"Yang merencanakan pembunuhan ini yakni Bayu Irmansyah, Poniman dan Hengki. Sedangkan saya hanya ikut-ikutan saja," ujarnya.
Namun dia mengaku ikut serta membuang mayat Tri. Dari hasil perampokan tersebut, Tyas klaim tidak mengambil sepeser uang pun.
"Saya memang ditawari hasilnya tapi saya tidak mau dan saya takut karena masih memikirkan kuliah saya," terangnya.
Kejadian ini berawal saat Senin (11/2/2018) ketiga temannya tersebut datang sudah merencanakan pembunuhan ini. Kemudian, Kamis(15/2/2018) saat baru pulang kuliah ketiga temannya datang ke kosannya dan menanyakan tali tambang dan dirinya mengambilkan tali tambang tersebut. Dirinya mengaku tidak tahu tali tambang ini digunakan untuk menjerat korban.
Bayu disuruh memesan go-car oleh Poniman dari belakang kantor Gubernur ke Kenten Laut. Dirinya pun mengaku diajak ketiga temannya tersebut untuk ikut.
Sesampainya di Kenten Laut ketiga temannya pun melakukan aksi ini dan dirinya hanya memegang tangan kiri dari korban. Setelah korban tewas ia pun disuruh membantu membuang korban di semak-semak.
Baca Juga: Ini Sosok Otak Perampok dan Pembunuhan Sadis Sopir Go-Car
"Saya ingin melaporkan kejadian ini tapi saya takut karena kata Hengki jika saya melapor maka saya juga akan ditangkap. Jadi saya takut," katanya.
Keterlibatan Tyas sendiri yakni memegang tangan dari korban serta ikut dalam membuang mayat korban di semak-semak. "Nantinya kami akan membimbing pelaku ini agar ke depan lebih baik," pungkasnya. (Andhiko)
Berita Terkait
-
Ini Sosok Otak Perampok dan Pembunuhan Sadis Sopir Go-Car
-
Asyik Main Ponsel, Pedagang Tahu Bulat Tewas Dimartil Istri
-
Palu Istri Akhiri Petualangan Cinta Penjual Tahu Bulat
-
Mayat Perempuan dengan Vagina Sobek Mengapung di Sungai Ciparanje
-
Meli Dibunuh karena Terbakar Cemburu Setelah Intip Ponsel Pacar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta
-
Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok
-
Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan
-
Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa
-
26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat
-
Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026