Suara.com - Warga Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya, Jawa Timur, mendadak geger setelah mendengar teriakan Desy, Sabtu (24/3) akhir pekan lalu. Fendik, suami Desy, tewas tergantung di pintu dalam rumahnya.
Fendik Tri Oktasari adalah lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai penjual tahu bulat. Ia sempat dikira warga dan aparat kepolisian bunuh diri.
Tapi belakangan, misteri kematiannya terkuak: Fendik tewas dibunuh istrinya sendiri, Desy Ayu Indriani (27).
“Terdapat banyak kejanggalan di tempat kejadian perkara, sehingga kami menduga Fendik tak bunuh diri, melainkan dibunuh,” kata Kanit Reskrim Polsek Karangpilang Ajun Komisaris Mardji Wibowo, Kamis (29/3/2018).
Kejanggalan itu ialah, Fendik tewas tergantung dengan headset masih terpasang di telinganya. Mulut dan tangannya diikat memakai lakban. Sementara lututnya, menempel di lantai.
Selain itu, hasil visum juga menyebutkan adanya luka di kepala akibat benda tumpul.
Tata letak perabotan di sekeliling rumah tidak banyak yang berubah. Karenanya, polisi menduga pelaku pembunuhan adalah orang dekat korban.
“Kami sempat terkecoh oleh penemuan surat wasiat di tempat kejadian pekara. Di surat itu ditulis keluhan korban persoalan hutang yang mencapai Rp 15 juta. Tapi, kami menduga, semua itu hanya akal-akalan pelaku untuk mengelabui,” tuturnya.
Kecurigaan polisi itu ternyata terbukti. Kapolsek Karangpilang Komisaris Noerijanto, Sabtu (31/3/2018), menegaskan telah menangkap Desy karena kuat diduga membunuh suaminya sendiri.
Baca Juga: Bunuh 16 Demonstran Palestina, PM Netanyahu Puji Tentara Israel
Ia mengatakan, Desy diduga membunuh Fendik karena persoalan asmara. Tersangka telah memergoki suaminya berhubungan dengan perempuan lain.
"Berdasarkan pengakuan tersangka, pembunuhan dipicu karena asmara. Suaminya memiliki WIL. Bahkan, dari pengakuan tersangka, korban memiliki banyak utang gara-gara wanita selingkuhannya," terangnya.
Desy mengakui, suaminya berselingkuh dengan perempuan lain selama setahun terakhir.
"Sudah satu tahun punya hubungan dengan WIL yang statusnya janda dua anak," terang Noerijanto.
Sebelum terjadi pembunuhan, tersangka sempat bertengkar setelah memergoki suaminya berkirim SMS mesra denga WIL-nya. Karena tersangka kesal, akhirnya kalap dan memukul suaminya menggunakan martil.
"Korban ini seringkali ketahuan selingkuh oleh istrinya. Bahkan sempat mau bercerai. Korban sempat meminta maaf dan menulis surat perjanjian tidak akan mengulangi. Namun, lagi-lagi korban tetap selingkuh. Akhirnya terjadilah pembunuhan itu," terangnya. [Achmad Ali]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek