Suara.com - Partai Gerindra tengah mengadaka Rapat Koordinasi Nasional yang akan digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/4/2018) sejak pagi tadi. Rakornas ini digelar tertutup untuk media massa.
Sejak pagi awak media menunggu di pertigaan jalan yang jaraknya sekitar 2 km dari kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto itu. Kedai kecil yang menjual kopi dan nasi menjadi tempat tunggu sejumlah reporter.
Dari pantauan suara.com ratusan kader yang hadir juga tampak berhenti di persimpangan tersebut. Dengan mengenakan seragam Gerindra mereka berjalan menuju lokasi rapat.
Namun, sebagain kader ada yang menggunakan angkot untuk mencapai tempat tersebut. Ada pula yang menggunakan ojek.
Tidak tampak aparat kepolisian yang menjaga, namun panitia Rakornas terlihat mengatur lalu kendaraan yang akan melintas.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengatakan kepada sejumlah awak media jika rapat ini memang digelar tertutup.
"Ya kami minta maaf karena rapatnya tertutup untuk media. Tapi saya usahakan adakan dapat memberi informasi dari untuk kalian mengenaik kondisi di dalam," jelasnya kepada sejumlah wartawan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat (11/4/2018).
Ia menyampaikan Rakornas ini sekaligus dengan acara apel siaga kader Partai Gerindra dan dihadiri oleh seluruh pimpinan partai, seluruh Indonesia, dari mulai Pimpinan Partai Gerindra pusat Provinsi Kabupaten/Kota.
Begitu juga dengan fraksi, di DPR RI provinsi kabupaten kota dan semua badan dari fraksi sayap partai.
Baca Juga: Tertutup, Begini Keadaan Rakornas Gerindra di Rumah Prabowo
"Ini diawali dengan apel siaga dilaksanakan, di lapangan di halaman rumah kediaman Pak Prabowo Subianto. Kemudian setelah itu, dilanjutkan dengan acara Rakornas itu sendiri," tuturnya. (Lili Handayani).
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!
-
Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc
-
Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan
-
Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak
-
Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu
-
Diperas Rp 300 Juta oleh 4 Pegawai KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Tegaskan Tak Ada Ancaman
-
6 Fakta Tragis Siswa SMP di Siak Tewas Saat Ujian IPA, Senapan Rakitan Mendadak Meledak
-
Studi: Panas Kendaraan Naikkan Suhu Kota Hingga 0,35 Derajat Celsius
-
6 Kali Sumbang Kas Negara, Satgas PKH Selamatkan Aset Rp 371 Triliun Sejak Awal Dibentuk
-
Reaksi Israel Usai Disebut Kutukan Kemanusiaan Oleh Menhan Pakistan