Suara.com - Pemerintah Provinsi Jakarta sudah mengumumkan hasil audit gedung-gedung tinggi di sepanjang Jalan Sudirman sampai Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, terkait ketaatan pengelolaan air gedung.
Sebanyak 80 bangunan tinggi di ruas jalan itu, hanya 77 bangunan yang diperiksa. Tiga bangunan tidak diperiksa karena masih dalam proses penyelesaian pembangunan.
Hasilnya, dari 77 bangunan yang diperiksa sebanyak 37 gedung tidak memiliki sumur resapan.
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan masih banyak pengelola gedung di Jakarta yang tidak mentaati aturan, khususnya di jalur protokol.
"Itu kalau ada septic tank, itu nakal (pengelola gedung). Ini protokol, banyak (yang melanggar). Juga ada gedung-gedung BUMD milik Pemprov DKI juga. Nakal. Nakal. Nakal. Ini ya harus ditertibkan," ujar Sandiaga seusai menghadiri acara di Mall WTC Mangga Dua, Jalan Mangga Dua Raya, Jakarta Utara, Kamis (12/4/2018).
Sandiaga menerangkan, hanya ada satu gedung di Jalan Sudirman - Thamrin yang seluruh fasilitasnya sesuai dengan Pergub Nomor 20 Tahun 2013 tentang sumur resapan. Yakni di Hotel Pullman.
Pemerintah DKI, kata Sandiaga, akan memberikan kesempatan untuk pengelola memperbaiki hal itu.
"Hotel-hotel sekitar situ kita kasih kesempatan lah mereka untuk memperbaiki. Dan kita beri tenggat waktu yang cukup. Mereka comply terhadap ketentuan," kata Sandiaga.
Ia mengatakan, Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan ingin menunjukkan tidak hanya masyarakat kecil yang ditindak apabila melanggar.
Baca Juga: Terseret Narkoba, Sandiaga Perintahkan Cabut Izin Karaoke Sense
"Pak Anies mau tegasnya bukan hanya kepada yang kecil, tapi kepada yang besar-besar harus tegas," kata dia.
"Dan kami harapkan mereka juga menjadi contoh bagi masyarakat yang lain. Kalau di jalan Protokol saja sudah tidak patuh, apalagi yang di tempat-tempat lain. Jadi yang di Protokol ini harus jadi teladan," Sandiaga menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat