Suara.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung berhasil menyita 367 botol minuman keras beralkohol dari hasil razia yang digelar dalam beberapa hari terakhir.
"Kita amankan 367 botol miras atau minol golongan A, B, C dari sejumlah titik di Kota Bandung," ujar Kepala Bidang Penindakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kota Bandung, Idris Kuswandi saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (13/4/2018).
Idris mengatakan, selain ratusan botol miras, petugas juga berhasil mengamankan ratusan liter minuman alkohol racikan yang disimpan dalam tiga drum ukuran sedang dan satu ukuran besar.
Menurutnya, razia yang dilakukan guna memerangi peredaran miras di Kota Bandung, terutama miras oplosan. Pasalnya, akibat dari menenggak miras oplosan, membuat 41 orang tewas di Cicalengka, Kabupaten Bandung.
"Yang kita khawatirkan adalah peredaran miras oplosan, kalau yang miras botol lebih kepada izin penjualan. Mereka (penjual miras) yang kita sita tidak memiliki izin menjual karena di Kota Bandung izinnya (penjualan) sangat ketat," katanya.
Namun kata Idris, dari beberapa kali razia yang dilakukan, kerap kali bocor. Sejumlah tempat yang menjadi pantauan selalu lolos dari razia. Ia menduga ada jaringan kuat antarpara penjual miras di Kota Bandung.
"Ketika kami merazia satu titik, nah titik lainnya tiba-tiba tutup. Padahal kami sudah menyebar intel," katanya.
Menurutnya, razia miras akan rutin digelar Satpol PP untuk mempersempit peredaran minuman haram tersebut. Hal itu semata-mata untuk menghindari jatuhnya korban meninggal akibat menenggak miras.
Tak hanya itu, ia meminta peran aktif masyarakat untuk melaporkan segala bentuk aktifitas mencurigakan di wilayahnya. Terlebih, warga lah yang tahu mengenai kondisi di sekitar kediamannya.
"Kami berharap keterlibatan warga juga ikut berperan. Misalnya melaporkan di daerahnya ada yang menjual miras, kami akan langsung gerak mengeceknya," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Berbeda dengan Persib, Nasib Persija di Piala Presiden 2026 di Ujung Tanduk
-
Pakai Nomor Keramat, Mariano Peralta Kirim Sinyal Bahaya untuk Rival Persib Bandung
-
Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Bobotoh Bikin Terharu, Mariano Peralta Siap Beri Segalanya untuk Persib
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Puluhan Warga Tulungagung Tumbang Keracunan MBG, Kasus Sengaja Ditutup-tutupi?
-
Wuling Aira ev Bertema Toy Story Curi Perhatian di GIIAS 2026
-
Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T
-
Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat
-
Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang
-
5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui, Penarik Energi Positif
-
Kasus Obesitas RI Bisa Ancam Beban Ekonomi Puluhan Triliun per Tahun
-
Perbanas: Nominal Tabungan Masyarakat Terus Menurun, Rata-rata Hanya Punya Rp1,7 Juta
-
6 Tips Memilih Warna Lipstik Sesuai Acara agar Penampilan Makin Menawan
-
Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Semrawut yang Merusak Estetika Kota