Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Riza Patria ikut mengomentari pernyataan Roy Suryo terkait adanya foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sertifikat tanah yang dibagikan kepada masyarakat.
Riza menilai langkah Jokowi tersebut sebagai bentuk ketidakpercayaan diri akan dipilih lagi oleh masyarakat.
"Mas Roy itu bukti Pak Jokowi ini enggak percaya diri sehingga sampai foto ada di sertifikat," katanya di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/4/2018).
Menurut Riza sejak Presiden Pertama Soekarno hingga Susilo Bambang Yudhoyono diganti oleh Jokowi, belum ada yang melakukan hal tersebut. Dia menilai langkah mantan Walikota Solo tersebut sudah berlebihan.
"Dalam sejarah dari zaman Bung Karno yang paling top aja enggak gitu-gitu amat, masa di sertifikat ada Pak Jokowi," kata Riza.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (Waketum DPP) Partai Demokrat Roy Suryo mengatakan ada foto Jokowi dalam sertifikat yang dibagikannya kepada masyarakat.
"Misalnya, pembagian sertifikat, nggak usah pakai foto lah, kan foto itukan di sekolah-sekolah saja sudah ada, ada foto Pak Jokowi dan Pak JK, cukuplah, nggak usah ditempeli pada sertifikat, itu kan clear gaya-gaya gitu," katanya.
Menurutnya, apa yang disampaikannya tersebut bukanlah sebuah sindirian, tetapi sebuah kritik yang membangun bagi Jokowi. Sebab, Demokrat sendiri tidak pernah menolak program mantan Walikota Solo tersebut untuk membagi sertifikat kepada masyarakat.
"Itu kritik membangun, jadi kita setuju membagikan sertifikat kepada masyarakat, kita tidak pernah menolak," kata Roy.
Baca Juga: Rahmat Ajiguna: Bagi-bagi Sertifikat Tanah Bukan Reforma Agraria
Berita Terkait
-
Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kapan Tersangka Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Disidang?
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
Bantah Dibekingi Orang Besar, Abdul Gafur Tantang Pembuktian Aliran Dana ke Kubu RRT
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Pelapor Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Dipanggil Polda, Laporan Eggi Sudjana Dicabut?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Usai Bermalam di IKN, Prabowo Tinjau Progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara
-
Tunanetra Terjatuh ke Selokan Usai Gunakan Transjakarta Cares, Manajemen Janji Evaluasi Layanan
-
Tunanetra Terjatuh ke Selokan Usai Gunakan Transjakarta Cares, Manajemen Janji Evaluasi Layanan
-
SBY: Matahari di Partai Demokrat Hanya Satu, Mas AHY
-
Jakarta Belum Kering dari Banjir, BMKG Kembali Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang DIY, Satu Warga Kulon Progo Tewas Tersambar Petir
-
Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kapan Tersangka Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Disidang?
-
Banjir Jakarta Utara, 643 Warga Semper Barat Mengungsi, Kapolda: Kami Pastikan Terlayani dengan Baik
-
Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air