Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan tidak ada pembicaraan soal Pemilihan Presiden 2019 yang akan berlangsung di Indonesia, dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Anies bertemu Erdogan ketika melakukan kunjungan kerja dari Maroko ke Turki. Keduanya sempat menunaikan salat Jumat bersama.
"Di sana tidak (membicarakan soal Pilpres 2019). Ini ibadah. Saya dan dia solat Jumat bersama. Sesudah itu zikir bersama," ujar Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2018).
Pada Pilpres 2019, nama Anies sering muncul diberbagai lembaga survei tanah air. Dia digadang-gadang cocok untuk maju sebagai calon presiden atau calon wakil presiden untuk berhadapan dengan Joko Widodo.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menceritakan suasana pertemuan berlangsung khusyu dan sakral pada Jumat (20/4/2018) siang waktu setempat
"Dan secara bergantian melantunkan ayat suci Al-Quran. Di sana itu sesuatu yang private. Yang saya tahu emang kalau dia jarang sekali melakukan itu," kata Anies.
Menurut Anies, Presiden Erdogan jarang mengajak tamu negara untuk salat bersama dan melantunkan ayat suci Al Quran secara bersama-sama.
"Itu sebuah sebuah kebetulan, karena saya ditarik dengan beliau. Dia tarik tangan saya 'yuk kedalam salat sama-sama'. Dan duduk disampingnya. Banyak yang dibicarakan tapi lebih pada tantangan secara global," kata dia.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Debat ICW vs Politisi Muda: Soroti Larangan Pebisnis Ekstraktif Duduk di Legislatif
-
Audiens Debat ICW Kritik Jawaban Normatif Politisi dan Desak Reformasi Antikorupsi
-
Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri
-
Situasi Memanas: Otoritas UEA Tutup Ruang Udara, Ini Imbauan Khusus Bagi WNI di Abu Dhabi!
-
Teheran Tak Lagi Aman, Warga Iran Panik Usai Serangan ASIsrael: Kami Akan Mati di Sini
-
Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata
-
Angkat Tema Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya
-
Drone Iran Hantam Menara Burj Al Arab di Dubai
-
Daftar Penerbangan Bandara Soetta yang Dibatalkan Akibat Perang Iran 1 Maret 2026
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari