Suara.com - Setelah divonis 15 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta pada Selasa (24/4) pekan ini, Setya Novanto belm juga memutuskan untuk mengajukan upaya banding.
Namun, Setya Novanto tak mengungkapkan jawaban secara jelas mengenai alasan belum memutuskan bakal banding atau tidak.
"Ya lihat nanti, minggu depan ya, sekarang keadilan dunia ini udah tidak ada. Jadi saya harapkan keadilan ada di Allah," kata Setya Novanto seusai bersaksi untuk terdakwa perkara merintangi penyidikan korups e-KTP Bimanesh Sutarjo di Gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2018).
Sang istri tercinta, Deisti Astriana Tagor, menuturkan pihak keluarga sudah berbicara kepada tim kuasa hukum suaminya mengenai respons atas vonis tersebut.
“Masih pikir-pikir, ya pokoknya kalau kami dari keluarga merasa bersama bapak, bahwa keadilan di dunia ini belum ada. Kami berharap keadilan ke Allah SWT," ujar Deisti.
Kendati demikian, Deisti mengakui suami perlahan-lahan belajar menerima putusan majelis hakim yang menjatuhkan hukuman penjara selama 15 tahun dengan denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan penjara.
"Bapak sekarang pelan-pelan sudah bisa nerima," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes
-
Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi
-
Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat
-
Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah