Suara.com - Sebuah bus mengalami kecelakaan tunggal dan terguling di Jalan Raya Jonggol, Desa Sirnagalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bus itu mengangkut 30 siswa SMA.
Kanit Lakalantas Polres Bogor Iptu Asep Saepudin mengatakan kecelakaan tersebut bermula saat bus bernomor polisi B 8791 WH tengah melaju dari arah Cariu menuju Jonggol, Minggu (29/4/2018) sekitar pukul 21.00 WIB.
Setibanya di lokasi dengan kondisi jalan yang menanjak, bus milik Pemerintah Daerah (Pemda) Bekasi ini tidak kuat menanjak sehingga bergerak mundan dan terguling di sisi Jalan Raya Jonggol.
"Dugaan sementara sopir bus ini tidak konsentrasi saat mengemudi, jadi bus kembali mundur dan akhirnya terguling," kata Asep, Senin (30/4/2018) pagi.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun, enam siswa SMA 1 Cibarusah, Bekasi yang berada di dalam bus mengalami luka-luka dan dibawa ke RSUD Jonggol untuk mendapat perawatan.
"Tidak ada korban jiwa, hanya 6 siswa luka-luka. 2 siswa luka ringan ada di Puskesmas Jonggol, 4 lagi di RSUD Jonggol dan masih akan kita data," jelasnya.
Saat ini, bangkai bus sudah berhasil dievakuasi dan diamankan di Sub Unit Lakalantas Cileunsi. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan mencari keberadaan sopir bus yang kabur.
"Sopirnya belum kita temukan. Kita akan terus melakukan penyelidikan kecelakaan ini," tandasnya. (Rambiga)
Baca Juga: Dokter Jantung Bingung Diminta Periksa Setnov saat Kecelakaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC