Suara.com - Sebanyak 831 calon jemaah haji Kota Bogor, Jawa Barat, telah menjalani pemeriksaan kesehatan tahap kedua. Namun sebanyak 28 di antaranya tidak lolos kesehatan (Istithaah).
Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer, Dinas Kesehatan Kota Bogor, Armein S Juhari, Senin (30/4/2018), mengatakan 28 calon jemaah haji tidak lolos "Istithaah" ditunda pemberian vaksinasi.
"Mereka masuk kelompok resiko tinggi sehingga tidak lolos 'Istithaah'," kata Armein.
Ia menjelaskan pemeriksaan kesehatan tahap kedua bagi calon jemaah haji berlangsung selama sembilan hari di sembilan Puskesmas yang ada di Kota Bogor.
Jumlah calon jemaah haji yang tercatat di Kantor Kementerian Agama sebanyak 999 orang. Tetapi yang datang memeriksakan kesehatan tahap kedua sebanyak 859 orang.
Dari 859 orang yang memeriksakan kesehatan lanjutnya, hanya 831 orang yang divaksin atau lolos "Istithaah". Sisanya 28 orang ditunda vaksin karena tidak lolos kemampuan melaksanakan ibadah haji secara fisik, mental dan perbekalan.
"Alasan tidak divaksinnya bermacama-cama karena tidak Istithaah dari sisi kesehatan, memiliki faktor resiko tinggi," kata Armein.
"Istithaah" diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2016 tentang Istithaah kesehatan jemaah haji dan mekanisme penetapannya. Istithaah dalam bahasa Arab, artinya kemampuan. Berhaji tidak hanya mampu secara finansial tetapi juga kesehatan.
"Kalau kemampuan secara finansial sudah jelas, mereka bisa mendaftar berarti mampu. Tetapi kemampuan dari sisi kesehatan ini yang 'Istithaah'," kata Armein.
Lebih lanjut ia menjelaskan aktivitas haji membutuhkan kesehatan dan fisik yang kuat. Beberapa ibadah yang membutuhkan kekuatan fisik seperti tawah, sya'i yang menguras tenaga.
"Kalau dia termasuk beresiko, dikhawatirkan tidak mampu menjalankan ibadah maksimal, dan dapat mengganggu jemaah lainnya karena keterbatasan petugas kesehatan per kloter," katanya.
Armein menambahkan 28 calon jemaah haji yang tertunda karena tidak lolos Istithaah dikarena beberapa faktor di antaranya ada yang hipertensi tidak terkontrol di atas 160 sampai 170, diabetes tidak terkontrol di atas 200 kadar gula darahnya, dan gangguan gagal ginjal sudah sampai tahap cuci darah.
"28 orang ini ditunda sementara, sampai mereka mampu mengontrolnya dan menurunkan kadar gula maupun hipertensinya. Tapi cuma ada satu yang ditunda di tahun berikutnya, karena tidak memiliki pendamping," katanya.
Satu orang yang ditunda keberangkatannya karena memiliki faktor resiko tinggi berusia lanjut di atas 60 tahun, dan diharuskan memiliki pendamping. Pendamping yang dimaksudkan adalah pendamping orang. Karena ada dua jenis pendampingan yang dianjurkan yakni pendamping obat, dan pendamping orang. (Antara)
Berita Terkait
-
DPRD Kota Bogor Bahas Program dan Target PDAM Tirta Pakuan untuk Tahun 2026
-
Konflik di Timur Tengah, Puan Maharani Dorong Ibadah Haji Tetap Diupayakan dengan Mitigasi Ketat
-
Lewat Immerzoa, Museum Zoologi Bogor Tampilkan Dunia Satwa Secara Imersif
-
Pemerintah Siapkan Berbagai Skenario Haji 2026, Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 di Bogor
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok