Suara.com - Seorang lelaki asal Sitiawan, Perak, Malaysia, ditemukan tewas mengenaskan di Taman Puchong Intan. Ia ditemukan tewas setelah tiga hari sebelumnya menjalani ritual tradisional pengusiran setan dari dalam tubuhnya,
Lelaki yang hanya diidentifikasi berusia 35 tahun tersebut, dinyatakan meninggal pada Jumat (27/4) pekan lalu di Rumah Sakit Serdang karena luka parah pada organ dalam serta perutnya.
Cedera tersebut, seperti diberitakan New Straits Times, Senin (30/4)/2018, diyakini akibat ritual yang dijalani lelaki itu.
“Ritual itu termasuk menginjak-injak serta meninju seluruh tubuh korban. Selang tiga hari setelah ritual, dia mengeluhkan sakit kepada adik perempuannya sehingga dibawa ke rumah sakit,” terang Asisten kepala kepolisian setempat Mohammad Azlin Sadari.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban memunyai sakit misterius sejak setahun terakhir. Korban meyakini, rasa sakit itu diakibatkan adanya roh jahat yang berdiam di dalam diri.
Karenanya, ia menjalani beragam pengobatan tradisional tapi tak kunjung sembuh. Sudah lima tabib yang didatangi demi kesembuhan, tapi ia gagal dan justru tewas.
“Kelima tabib dan saudara ipar korban telah ditangkap untuk penyelidikan. Dugaan sementara, kelima orang itulah yang menyebabkan organ dalam korban hancur lebur dan menyebabkan kematian,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, polisi mulai menyelidiki kasus ini setelah mendapat laporan tim dokter RS yang mencurigai adanya penganiayaan terhadap korban.
Baca Juga: Mengais Rezeki di May Day, PKL Padati Trotoar Depan Kantor Anies
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Kasus Koper Narkoba: Polri Akhirnya Bongkar Hubungan AKBP Didik dan Aipda Dianita!
-
Menlu Sugiono Bertemu Sekjen PBB di New York, Bahas Krisis Palestina dan Board of Peace
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Cuaca Ekstrem di Jabodetabek hingga 21 Februari
-
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah
-
Tiba di Washington DC, Prabowo Disambut Hangat Diaspora dan Mahasiswa Indonesia
-
Wamenag: Stop Sweeping Ramadan! Siapa Pun Dilarang Bertindak Sendiri
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?