Suara.com - Polisi menangkap seorang guru mengaji yang mencabuli tiga murid laki-laki. Pelaku berinisial M usia 34 tahun itu mengakui, mencabuli korban di masjid dan kamar mandi.
"Pelaku mencabuli sejak Januari sampai April. Pelaku menjadi guru mengaji sejak setahun lalu," kata Kepala Kepolisian Resor Malang Kota Ajun Komisaris Besar Asfuri, Rabu (9/5/2018).
Modusnya, kata Asfuri, pelaku menegur murid yang dianggapnya berisik bermain saat mengaji. Setelah ditegur, murid itu dipanggil ke dalam, digelitik, ditelanjangi, dan dicabuli.
Sementara murid mengaji lain yang juga dicabuli M mengakui dicabuli saat tertidur di masjid.
Sampai saat ini baru tiga korban yang melapor ke polisi. Hasil visum menunjukkan, ada luka di dubur korban akibat benda tumpul.
Menurut keterangan korban kepada penyidik, pelaku telah puluhan kali menyodomi korban.
Selain M, polisi juga menangkap AS (30), petugas kebersihan masjid yang juga diduga turut melakukan aksi pencabulan.
"Pelaku AS mencabuli sekali Desember 2017 lalu. Kedua pelaku masih bujangan. Kini dalam pemeriksaan, apa ada kelainan seksual atau iseng,” tuturnya.
Kasus ini terbongkar setelah salah satu murid melapor kepada orang tuanya. Lantas orang tua korban melapor ke polisi.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Jelang Final Coppa Italia: Juventus vs AC Milan
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Kota Malang Inspektur Polisi Satu Tri Nawangsari mengingatkan orang tua agar mengawasi anaknya.
”Kini, korban didampingi psikolog untuk pemulihan trauma psikologis. Kami berharap, orang tua turut memerhatikan anak-anaknya di segala tempat,” pintanya. [Sugianto]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan