Hingga Rabu, partai dan koalisinya yang lebih luas, Front Nasional, tidak pernah kehilangan mayoritas parlementernya.
Sebagai perdana menteri dan pemimpin U.M.N.O. dari tahun 1981 hingga 2003, Mahathir berulang kali memenangkan dukungan dari mayoritas Melayu tetapi juga memperoleh reputasi sebagai pembangun yang mendirikan Malaysia modern.
The Petronas Towers di Kuala Lumpur, yang untuk sementara waktu adalah bangunan tertinggi di dunia, datang untuk melambangkan usahanya untuk menempatkan Malaysia pada peta global.
Dalam pemungutan suara hari Rabu (9/5/2018), ia merebut kembali sebagian dukungan etnis Melayu yang pernah ia nikmati dan mengakhiri dugaan aksi korup Najib.
Tetapi hingga detik-detik terakhir, diragukan apakah kemenangannya di tempat pemungutan suara akan berlangsung.
Di bawah Konstitusi Malaysia, raja diberdayakan untuk bersumpah di perdana menteri baru. Beberapa jam setelah hasil pemilihan dibuat resmi Kamis pagi, raja, Sultan Muhammad V, masih belum bergerak untuk melakukannya.
Dalam konferensi persnya pada siang hari pada hari Kamis, Mahathir mengatakan raja harus menempatkannya di kantor pada jam 5 sore waktu setempat.
Upacara pelantikannya tidak dilakukan sampai setelah jam 9:30, setelah beberapa jam diskusi antara raja, Mahathir, pemimpin partai lainnya dan beberapa pengacara konstitusional yang menasihati Tuan Mahathir.
Pada konferensi pers, Mahathir berjanji untuk mencari pengampunan kerajaan untuk anak didik satu lagi, mantan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim, yang menjalani hukuman penjara kedua setelah dinyatakan bersalah atas tuduhan sodomi dan dijadwalkan akan dibebaskan pada bulan Juni mendatang. Kedua, keyakinan Anwar secara luas dilihat sebagai motivasi politik.
Baca Juga: Mahathir Mohamad Dilantik Jadi Perdana Menteri Malaysia
Anwar pernah menjadi wakil perdana menteri Sri Mahathir, tetapi keduanya jatuh, dan Anwar dikirim ke penjara oleh pengadilan yang secara luas dilihat sebagai melaksanakan keinginan Mahathir. Dia dipenjara lagi tiga tahun lalu.
Untuk saat ini, istri Anwar, Wan Azizah Wan Ismail, diperkirakan akan menjadi wakil perdana menteri, jabatan tertinggi kedua di pemerintahan baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau
-
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya
-
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet
-
Siap-siap Trump Boncos Lagi, Iran Mau Hancurkan Perusahaan Amerika Serikat di Timur Tengah
-
Habis Isu Meninggal, Kini Viral Video Benjamin Netanyahu Punya 6 Jari
-
Pagi Buta, Menhub Dudy Purwagandhi Sidak Kendaraan Berat
-
Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti