Suara.com - Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat dijaga ketat aparat Kepolisian ditengah aksi unjuk rasa ‘Bela Palestina’ di Monas, Jakarta, Jumat (11/5/2018).
Pantauan Suara.com, di depan kantor Kedubes AS dipagari kawat berduri setinggi dua meter. Sejumlah aparat kepolisian bersenjata lengkap berbaris di depan Gedung Kedubes AS.
Selain itu, terlihat juga sejumlah kendaraan taktis Brimob untuk pengamanan di area ini. Di antaranya delapan unit kendaraan Barakuda, dua unit mobil tim penjinak bom (Gegana), dan empat water canon.
Ini masih ditambah dengan empat unit kendaraan taktis Anoa yang juga disiagakan. Sedangkan di gedung Balai Kota Jakarta terlihat sejumlah pasukan TNI berjaga-jaga.
Adapun di sepanjang jalan Medan Merdeka Selatan dan jalan Medan Merdeka Barat serta Medan Merdeka Utara ditutup sementara.
Pada hari ini, Kedubes AS dipastikan tutup. Hal itu disampaikan lewat situs resmi Kedubes AS. Mereka menyatakan akan menutup layanan paspor, notaris, dan visa kepada publik.
Penutupan layanan sementara ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya protes atas pemindahan Kedubes AS dari Ibu Kota Israel ke Yerusalem pada 14 Mei 2018.
Berita Terkait
-
Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas
-
Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz
-
Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi
-
Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru
-
AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra