Suara.com - Deputi Bidang Perlindungan Badan Nasional Penempatan Dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Anjar Prihantoro Budi Winarso sebut perlu ada perlindungan sejak dini terhadap Tenaga Kerja Indonesia. UU Pekerja Migran Indonesia yang baru menjadikan Dinas Kota dan Kabupaten memiliki tanggung jawab penuh dalam penyiapan calon tenaga kerja.
Anjar mengatakan harus ada seleksi terhadap calon tenaga kerja. Calon tenaga kerja harus memiliki skil dan kopetensi ketika bekerja di luar negeri.
"Ini tugas berat bagi pemerintah. Tugas baru ini ada di pemerintah daerah," kata Anjar di Kantor BNP2TKI, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (23/5/2018).
Anjar mengatakan Balai Latihan Kerja (BLK) berada dibawah kementrian tenaga kerja. Artinya BLK akan jadi tempat bagi para calon tenaga kerja untuk mengasah skil dan kopetensi.
Anjar sebut perlindungan terhadap tenaga kerja bukan sekedar menangani yang bermasalah saja. Melainkan melakukan pencegahan sejak awal.
Pencegahan tersebut dengan cara memberi penyadaran calon tenaga kerja tentang keamanan bekerja.
"Termasuk dari proses-proses yang betul, sehingga tidak timbul masalah ketika mereka sudah di sana," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura