Suara.com - Satreskrim Polres Bogor menggelar pra rekonstruksi kasus pembunuhan Grace Gabriela Bimusu (6), yang ditemukan warga terbungkus karung di Perumahan Bogor Asri, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong. Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dari pantauan Suara.com di lokasi, puluhan aparat kepolisian bersenjata lengkap sudah berkumpul di sekitar rumah korban untuk mengamankan proses pra rekonstruksi tersebut sekitar pukul 12.30 WIB. Kemudian, muncul sosok laki-laki berkaos merah dengan wajah tertutup masker. Dengan pengawalan ketat, laki-laki tersebut keluar dari dalam mobil polisi menuju ke tiga titik di sekitar rumah korban.
Sempat terjadi ketegangan antara kepolisian dengan keluarga korban yang mencoba mendekati sosok tersebut. Bahkan, polisi sampai terdengar tembakan ke udara untuk mencegah aksi keluarga korban.
Sejumlah awak media yang melakukan peliputan di lokasi pun dilarang untuk mendekat oleh polisi. Sekitar 2 jam kemudian, polisi beserta laki-laki bermasker tersebut pergi meninggalkan lokasi.
Menurut kuasa hukum keluarga Grace, Tobbyas Ndiwa mengatakan bahwa laki-laki bermasker yang dibawa polisi dalam proses pra rekonstruksi itu merupakan pelaku pembunuhan Grace yang juga diketahui masih bertetangga dekat dengan korban.
"Iya, itu pelakunya masih di bawah umur tetangga korban," kata Tobbyas saat ditemui Suara.com di lokasi pra rekonstruksi, Kamis (24/5/2018).
Meski demikian, pihaknya belum mendapatkan informasi lebih lanjut dari kepolisian terkait motif maupun cara terduga pelaku menghabisi nyawa Grace. Ia menduga bahwa pelaku atau orang yang terkait dalam pembunuhan Grace lebih dari satu.
"Kami belum dapat informasi lebih jauh. Kami baru mengetahui pelaku dan penyebab kematian Grace. Kami harao polisi juga bisa lebih terbuka dengan kami terkait kasus ini termasuk ada atau tidaknya indikasi kekerasan seksual terhadap korban," imbuhnya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Kepolisian Resor Bogor terkait penangkapan pelaku pembunuhan Grace. Rencananya, polisi baru akan merilis secara resmi kasus ini pada Jumat esok.
"Besok aja ya," ujar Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Bimantoro Kurniawan, kepada Suara.com di lokasi.
Seperi diketahui, Grace Gabriela Bimusu (6) ditemukan tewas terbungkus karung di sebuah kebun di Perumahan Bogor Asri, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa 1 Mei 2018.
Hingga saat ini, pihak kepolisian sudah memeriksa sekitar 17 saksi yang terdiri dari keluarga termasuk tetangga korban. Selain itu, terdapat 5 titik di sekitar rumah korban yang sudah diberi garis polisi. (Rambiga)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum