Suara.com - Sebanyak delapan warga negara Indonesia (WNI) dikembalikan ke Indonesia dari Turki. Kedelapan WNI tersebut diduga berkaitan dengan kelompok militan ISIS.
Berdasarkan informasi yang diterima oleh awak media, rencananya kedelapan WNI ini akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (27/5/2018).
Kepulangan ke 8 WNI ini menggunakan Turkish Airline yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Deportasi WNI kali ini merupakan yg pertama sejak Januari tahun 2018. Sebelumnya pengiriman deportan terakhir dilakukan pada Desember 2017.
Salah satu WNI yang dideportasi merupakan wanita asal Tulungagung berinisial IN berusia 23 tahun.
IN, adalah mantan mahasiswa dari Universitas IAIN Tulungagung alamat warga Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung.
Selain IN, WNI lainnya yang dideportasi adalah , F-T (48), NKA (2), HM (12), H-A (8), AJ (21) WND (35) QAM (23), namun ketujuh WNI belum diketahui informasi yang lebih lengkap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya