Suara.com - Tak ada raut kesedihan yang tampak pada wajah Alif Hidayat. Bocah berusia 5 tahun yang mendadak beken setelah foto dan kisahnya viral di media sosial tersebut, justru terlihat ceria, Senin (28/5/2/018).
Alif mulai dikenal khalayak setelah kisahnya yang bersantap sahur memakai nasi putih berlauk garam serta air putih itu berseliweran di jejaring sosial Line.
Ditemui Suara.com di kediamannya Kampung Cacing, Gang Perjuangan, Kecamatan Karawaci, Tangerang, Banten, bocah bertubuh gempal ini terlihat malu-malu.
Ia tak banyak berceloteh. Namun riangnya seorang bocah seusianya terpancar dari wajahnya.
Alif yang tinggal bersama neneknya ini, sudah ditinggalkan kedua orang tuanya saat masih berumur 11 bulan. Kedua orang tuanya meninggal dunia.
Denis (23) Salah seorang tetangga bocah lucu tersebut mengatakan, untuk menghidupi cucunya, sang nenek yang enggan di wawancarai tersebut bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di kawasan Jakarta Utara.
"Katanya sih kerjanya beresin rumah orang (PRT) di Pluit," ungkap Denis.
Karenanya, setiap kali sang nenek bekerja, Alif turut serta menemani perjalanan satu-satunya orang yang menyayanginya itu.
Baca Juga: Ingin Akhiri Puasa Gelar Argentina, Messi Rela Tukar Gelar Barca
"Ikut terus kok, karena di rumah hanya mereka berdua. Kalau ditinggal malah bahaya," kata Denis.
Pantauan Suara.com, kondisi rumah alif dan neneknya cukup memprihatinkan. Untuk sampai ke rumah Alif, harus melewati tanah pemakaman warga etnis Thionghoa.
Setelah melalui jalan setapak yang sempit, pejalan kaki langsung bertemu dengan tempat tinggal Alif bersama neneknya.
Rumah yang lebih tepat disebut gubuk kayu tersebut berukuran 3x4 meter. Dengan berdinding triplek kayu, bangunan tersebut ternyata berdiri tidak jauh dari bibir sungai Cisadane yang masuk kedalam batas Garis Sempadan Sungai (GSS).
Yang tak disangka, sederet rumah warga Kampung Cacing yang bersebelahan dengan rumah Alif juga dalam kondisi serupa. Kemiskinan menjadi potret buram separuh warga Kampung Cacing. [Anggy Muda]
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D
-
Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap
-
Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel
-
Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!
-
Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia
-
Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor
-
KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?
-
DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual
-
Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB