Suara.com - Gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror di kota Liege, Belgia, pada Selasa (29/5) pekan ini.
Serangan teror tersebut, menyebabkan dua polisi wanita tewas dan seorang warga sipil meninggal dunia.
“Tentara khalifah telah melakukan apa yang disebut polisi Belgia sebagai serangan teroris,” demikian pernyataan ISIS di media daring dan dikutip Reuters, Kamis (31/5/2018).
Namun, ISIS tak bisa memberikan bukti bahwa pelaku teror di Belgia itu adalah anggotanya. Klaim-klaim tanpa bukti tersebut kerap dilakukan ISIS, saat ada ”lone wolf” melakukan teror di berbagai negara.
Sementara itu, pihak berwenang Belgia menghadapi protes karena membiarkan seorang narapidana yang baru sehari dibebaskan dan diduga terpapar ideologi teroristik agama berkeliaran tanpa pengawasan. Pelaku teror itu sendiri telah tewas di tembak di sebuah sekolah pada hari yang sama.
”Pihak berwenang masih memeriksa motif Benjamin Herman, nama pelaku itu. Dia pernah dipenjara karena kasus narkoba. Dia harusnya bebas tahun 2020, tapi Selasa (29/5) dan Rabu kemarin ia dibebaskan untuk proses asimilasi,” terang Menteri Dalam Negeri Jan Jambon.
Herman diduga terhasut propaganda radikalis saat berada di penjara. Sebab, ketika melakukan teror dan terlibat baku tembak dengan polisi, ia sempat berteriak ”Allahu Akbar”.
Ia juga tampaknya menuruti anjuran kelompok radikalis yang disebar melalui daring, untuk menyerang polisi memakai senjata tajam serta merebut senjata api.
Baca Juga: Pasca Rentetan Bom, Risma Ingin Surabaya Kembali Pulih
Berita Terkait
-
Teriak Allahu Akbar, Teroris Bunuh 2 Polwan dan 1 Warga Belgia
-
Dicap Kafir oleh ISIS Indonesia, Ini Respons Abu Bakar Baasyir
-
Terlibat ISIS, Mahasiswi Tulungagung Diusir dari Suriah
-
Nasir Abbas: Teroris Makin Kreatif, Tapi Kita Harus Lebih Pintar
-
Diduga Terlibat ISIS, Delapan WNI Dideportasi dari Turki
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top