Suara.com - Dua remaja putri berinisial N (16) dan R (15) diduga menjadi korban pelecehan seksual saat berada di dalam angkutan kota di Jalan Raya Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, peristiwa tersebur terjadi sekitar pukul 13.00 WIB pada Rabu, 30 Mei 2018. Saat itu, N yang baru pulang sekolah naik angkot jurusan Laladon-Ciherang Kelapa Tujuh.
Dalam perjalanan, tiba-tiba paha N digerayangi oleh seorang pria berinisial D (50) yang duduk tepat di sebelahnya. Karena merasa risi, N kemudian pindah tempat duduk untuk menjauhi pria tersebut.
Tidak sampai di situ, pria tersebut kembali melakukan pelecehan dengan memegang payudara penumpang lainnya berinisial R (15). Sontak, R berteriak sehingga mengundang perhatian warga sekitar.
Pelaku D akhirnya menjadi bulan-bulanan warga yang geram atas aksinya. Namun, D berhasil diamankan anggota kepolisian yang datang ke lokasi kejadian dan langsung membawanya ke Mapolsek Dramaga.
Kapolsek Dramaga Komisaris Budi Santoso membenarkan adanya pelecehan yang dilakukan D. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan keluarga, pelaku diketahui mengidap gangguan jiwa.
"Jadi dari keterangan keluarga pelaku sedang ada gangguan kejiwaan. Pelaku ini seorang PNS di Jakarta tetapi dinonaktifkan untuk pengobatan," kata Budi, kepada Suara.com, Kamis (31/5/2018).
Saat ini, pelaku sudah dikembalikan ke pihak keluarganya untuk selanjutnya dibawa ke RSJ Marzuki Mahdi. Untuk kedua korban, hingga saat ini belum melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke polisi.
"Korban sudah mengetahui kalau pelaku gangguan jiwa dan sampai saat ini belum melakukan laporan secara resmi. Untuk pelaku kita serahkan ke keluarga untuk dibawa ke rumah sakit jiwa," pungkasnya. [Rambiga]
Baca Juga: Amien Rais Ajak Bertemu di Rumah, Jokowi Siap di Istana
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!
-
Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU
-
Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa
-
Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran