Suara.com - Muhammad Nur Zamzam alias Zega alias Jack yang merupakan alumni Universitas Riau terduga teroris sempat membuat grup di aplikasi Whatsapp sebelum dirinya diamankan Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri.
Sekira Sabtu dini hari pukul 02.44 WIB, Zamzam mengundang teman-teman dekatnya untuk bergabung di grup Whatsapp yang dinamainya Belajar dengan Membaca yang latar fotonya bertuliskan Ummah of Muhammad.
Berdasarkan pengakuan sumber yang didapatkan Riauonline.co.id jaringan Suara.com, dalam grup tersebut Zamzam secara random mengundang (invite) teman-temannya untuk bergabung di grup Whatsapp tersebut.
"Saya baru tahu Sabtu pagi, dan kawan-kawan juga baru tahu siangnya, bahkan usai penangkapan Zamzam, nomor telepon seluler mereka dimasukkan ke dalam grup Whatsapp tersebut," kata sumber.
Sumber lainnya juga mengatakan, saat penangkapan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror Mabes Polri, sempat ditanyakan oleh aparat siapa yang masuk Whatsapp Zega alias Zamzam.
Teman-teman Zamzam pun mengaku kaget, karena mereka dimasukan begitu saja tanpa izin terlebih dahulu.
"Ada di antara kawan-kawan kemudian memilih left atau keluar dari grup buatan Zamzam. Ada juga yang masih di dalam grup, biar dikeluarkan atau tak aktif, ada juga yang takut dan khawatir, tiba-tiba keluar dari grup tersebut," jelasnya.
Saat dilihat isi percakapan grup whatsapp yang dibuat lulusan Pariwisata yang masuk pada 2005 di Universitas Riau itu, isinya seputar kajian Islam, daulah dan pengetahuan lainnya.
Baca Juga: Viral! Video Bule Ngamuk Protes Salawat di Musala
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Drama OJK: Setelah Ketua dan Wakil Mundur, Siapa yang Ditunjuk Prabowo Jadi Pengganti?
-
Waspada! Daerah Ini Diprediksi BMKG Diguyur Hujan Disertai Petir Hari Minggu Ini
-
Waspada! Pos Angke Hulu Siaga 3 Gegara Hujan Deras, Jakarta Sempat Tergenang
-
Terpapar Radikalisme via Medsos, Dua Anak di Langkat Terlibat Kasus Terorisme
-
Anggaran Bencana Dipangkas Drastis, Legislator PDIP Ini Desak Kemensos Tinjau Ulang
-
OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Tetap Berjalan di Tengah Transisi Kepemimpinan
-
Pembangunan Huntara Terus Dikebut, 4.263 Unit Rampung di 3 Provinsi Terdampak Bencana
-
Prabowo Temui Sejumlah Tokoh yang Disebut Oposisi di Kertanegara, Bahas Korupsi hingga Oligarki
-
DLH DKI Pastikan RDF Plant Rorotan Beroperasi Aman, Keluhan Warga Jadi Bahan Evaluasi
-
Wamensos Agus Jabo Tekankan Adaptivitas Siswa Sekolah Rakyat Hadapi Perubahan Zaman