- Pentagon menaikkan perkiraan biaya proyek perisai rudal Golden Dome menjadi 185 miliar dolar AS karena percepatan kemampuan luar angkasa.
- Percepatan proyek ini didorong kebutuhan teknologi antariksa seperti sensor dan satelit pelacak, menurut Direktur Program Michael Guetlein.
- Golden Dome adalah jaringan pertahanan rudal balistik dan hipersonik ambisius yang masih dirahasiakan rincian arsitekturnya.
Suara.com - Pentagon menaikkan perkiraan biaya proyek perisai rudal canggih Golden Dome menjadi sekitar 185 miliar dolar AS atau setara Rp3000 Triliun setelah penambahan anggaran 10 miliar dolar dalam beberapa bulan terakhir.
Kenaikan ini terjadi karena kebutuhan teknologi ruang angkasa yang lebih besar, termasuk sensor, satelit pelacak, dan sistem transport data militer.
Direktur program Golden Dome, Jenderal Michael Guetlein, mengatakan percepatan proyek menjadi alasan utama bertambahnya biaya.
“Kami diminta mempercepat sejumlah kemampuan luar angkasa dan diberi tambahan 10 miliar dolar untuk mempercepatnya bersama United States Space Force,” ujarnya dalam konferensi pertahanan di Washington seperti dilansir dari Airandspaceforces, Rabu (18/3).
Program Golden Dome dirancang sebagai jaringan besar yang terdiri dari satelit, sensor, dan sistem pencegat untuk melindungi Amerika Serikat dari ancaman rudal balistik dan hipersonik.
Presiden Donald Trump sebelumnya menyebut proyek ini sebagai program pertahanan utama dan memperkirakan biaya awal sekitar 175 miliar dolar dengan kemampuan awal pada 2028.
Namun sejumlah analis memperkirakan biaya sebenarnya jauh lebih tinggi.
Todd Harrison dari American Enterprise Institute memproyeksikan biaya bisa mencapai 250 miliar hingga 2,4 triliun dolar, sementara Congressional Budget Office memperkirakan sekitar 542 miliar dolar.
Guetlein menilai perkiraan tersebut tidak akurat karena banyak detail program masih dirahasiakan.
Baca Juga: Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat
“Perbedaan terbesar adalah mereka menghitung sesuatu yang bukan kami bangun. Arsitektur program ini sebagian besar bersifat rahasia,” katanya.
Ia menambahkan Pentagon akan menekan biaya dengan teknologi generasi baru seperti kecerdasan buatan, energi terarah, dan sistem pemrosesan data canggih.
“Kami bekerja dengan laboratorium nasional untuk menurunkan biaya per tembakan dan meningkatkan kapasitas sistem,” ujarnya.
Saat ini Pentagon telah menerima sekitar 23 miliar dolar untuk tahap awal, tetapi anggota Kongres mengkritik kurangnya transparansi.
Menanggapi hal itu, Guetlein mengatakan dirinya sudah berkali-kali memberi penjelasan rinci kepada parlemen.
“Saya telah memberi pengarahan kepada semua komite terkait, termasuk soal biaya detail Golden Dome,” katanya.
Proyek Golden Dome dipandang sebagai salah satu sistem pertahanan paling ambisius dalam sejarah militer AS, namun juga berpotensi menjadi program termahal jika konflik dengan Iran terus meningkat.
Berita Terkait
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat
-
Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS
-
Siapa Esmaeil Khatib, Ahli Fiqih Islam dan Menteri Intelijen Iran yang Dekat dengan Ali Khamenei
-
Singgung Nuklir, Iran: Selat Hormuz Ditutup Total Bagi AS dan Israel!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Tito Sebut Pemulihan Pascabencana di Sumatera Makin Progresif, Infrastruktur Permanen Dipercepat
-
Fantastis! Libur Sekolah Bikin Negara Hemat Rp3,4 Triliun dari Program Makan Bergizi Gratis
-
Lawan Putusan Pengadilan Militer! 4 Prajurit BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Ajukan Banding
-
Dana Pemulihan Mulai Tersalurkan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi
-
Dengar Curhatan Korban, DPR Minta Polisi Pertimbangkan Istri Bos Hanania Travel Jadi Tersangka
-
Bandingkan Prabowo dengan Hewan, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diadukan ke Bareskrim
-
Pelajar Tewas Terlindas Bus Sekolah Usai Motor Tersangkut Kabel Menjuntai di Kebayoran Baru
-
BP Taskin Dinilai Cuma Bagi-Bagi Jabatan, Celios Usulkan Dilebur ke Kementerian
-
Dukung Program Pendidikan, Kementerian Hukum Serahkan Lahan Tangerang untuk Sekolah Rakyat
-
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review