Suara.com - Polisi telah meringkus tujuh pemuda yang membawa senjata tajam saat melakukan kegiatan Sahur On The Road (SOTR) di dua lokasi di Jakarta Selatan pada Minggu (3/6/2018) dini hari.
Aksi penangkapan itu lantaran polisi mencurigai sajam itu akan digunakan para tersangka untuk melakukan aksi tawuran antar pemuda.
Adapun lokasi penangkapan itu dilakukan di depan SMK Negeri 29, Kebayoran Baru dan Universitas Sahid, Tebet, Jakarta Selatan.
"Mereka kan yang ditangkap di depan Universitas Sahid dan STM Penerbangan (SMK N 29) itu ada 7 orang. Enam (tersangka) di STM penerbangan dan satu di Sahid," kata Indra di Polda Metro Jaya, Senin (4/6/2018).
Menurutnya, tujuh tersangka yang ditangkap masih berstatus pelajar.
Dari penyidikan sementara, sajam itu dibawa para tersangka yang sudah berniat untuk melaksanakan aksi tawuran dengan kelompok lain ketika kegiatan SOTR.
"Mereka rencananya mau SOTR tetapi karena membawa barang itu menurut kita sudah niat melakukan tawuran dan mereka rata-rata menggunakan sepeda motor," katanya.
Indra menambahkan, para tersangka dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.
Kini, ke tujuh pemuda itu telah mendekam di Rumah Tahanan Polres Metro Jakarta Selatan.
"Saat ini kita tahan. Kemarin diperiksa, begitu lengkap kita tahan," tandas Indra.
Baca Juga: Ngeri! Ini Isi Grup Whatsapp yang Dibuat Terduga Teroris Riau
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call