Suara.com - Ulah puluhan remaja di Kota Bekasi benar-benar kelewatan. Bukannya mengisi malam Ramadan dengan kegiatan ibadah, para remaja yang rata-rata masih duduk di bangku SMA ini malah sibuk hendak tawuran. Sejumlah senjata tajam dan minuman keras ditemukan polisi.
Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, menjaring 28 remaja yang diduga akan terlibat tawuran di Jalan Ganda Agung, Kecamatan Bekasi Timur, Senin (28/5/2018) malam.
"Dari tangan para remaja yang kita amankan ini ada barang bukti berbagai senjata tajam dan beberapa kemasan plastik isi minuman keras," kata Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto di Bekasi, Selasa (29/5/2018).
Menurut dia, penangkapan terhadap remaja yang rata-rata masih berstatus pelajar SMA itu berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan kerumunan massa dengan membawa senjata tajam.
Dari laporan warga, kata Indarto, pihaknya langsung mengutus Tim Patriot Polrestro Bekasi Kota untuk mengurai massa dan menangkap seluruh remaja yang kedapatan membawa senjata tajam dan terlibat minuman keras.
Remaja yang berhasil terjaring selanjutnya digelandang petugas ke Mapolrestro Bekasi Kota untuk dilakukan pendataan dan penanganan oleh tim penyidik.
Sedangkan bagi remaja yang terlibat penyalahgunaan minuman keras direspons polisi dengan mendatangi warung penjualnya untuk dilakukan penyitaan dan penutupan usaha.
Usai menangani potensi tawuran tersebut, polisi melanjutkan patrolinya ke lokasi penjualan miras di Jalan Rawa Semut, RT 007/11 Nomor 45, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.
Saat penggeledahan petugas menemukan puluhan bungkus miras oplosan siap edar serta bahan-bahan racikan miras seperti metanol, minuman perasa dan bahan-bahan lainnya.
Saat penggeledahan tersebut polisi berhasil mengamankan satu orang berinisial S.
"Pelaku penjual sekarang masih diamankan di Polres," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya