Suara.com - Tim Satuan Tugas Divisi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kembali melakukan operasi tangkap tangan, Senin (4/6/2018).
Kali ini mereka melakukan penangakapan terhadap 4 orang di Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah.
"Ada tim yang ditugaskan di Purbalingga. Tadi saya dapat informasinya, sekitar 4 orang diamankan di sana," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin.
Satu dari empat orang tersebut merupakan kepala daerah. Namun, Febri tidak mengatakan siapa kepala daerah yang dimaksud. Selain itu, KPK juga turut mengamankan pejabat daerah dan pihak swasta.
"Ada kepala daerah, pejabat daerah dan swasta," katanya.
Selain mengamankan empat orang tersebut, KPK juga mengamankan sejumlah uang dalam OTT tersebut.
Namun, belum diketahui untuk apa uang itu. Diduga, ada proses transaksi antara pejabat daerah dengan pihak swasta ketika KPK melancarkan OTT.
"Tim juga mengamankan sejumlah uang," tutup Febri.
Baca Juga: Microsoft Beli GitHub Seharga Rp 104 Triliun
Berita Terkait
-
Jokowi Pejabat yang Paling Banyak Kembalikan Gratifikasi ke KPK
-
KPK Lihat Alasan Kepatutan Ketua DPR Tak Hadir pada Pemeriksaan
-
KPK Larang Pejabat dan PNS Pakai Kendaraan Dinas untuk Mudik
-
Dapat WTP, KPK Sebut Pemerintahan Jokowi Mengalami Perbaikan
-
Tolak Pasal Korupsi di RKUHP, KPK 5 Kali Kirim Surat ke Jokowi
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi