Suara.com - Oki Novandry (20) meregang nyawa dalam perjalanan menuju RS Bhayangkara, Makassar, Rabu (6/6/2018) pukul 02.20 Wita. Dia tertembak revolver Tim Anti Bandit Polres Gowa di bagian dada karena menusuk senjata tajam ke arah petugas.
Pemimpin kelompok penjahat jalanan di wilayah Makassar dan Kabupaten Gowa itu masuk daftar pencarian orang (DPO) setelah dua anak buahnya lebih dulu diringkus 2 Juni lalu. Mereka masing-masing Indra (20) dan Fadli (20).
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulsel Komisaris Besar Dicky Sondani mengatakan Oki dicokok saat melintas di Jalan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa tak jauh dari Kota Makassar. Bukannya menyerah, residivis begal dan perampokan itu malah mencabut badik lalu dihunuskan ke petugas, Brigadir Polisi Kepala, Akbar.
"Karena akan menyerang petugas, anggota Tim Anti Bandit melakukan tindakan tegas dengan melepas tembakan ke arah tersangka satu kali," ujar Dicky.
Satu pelor menembus dada tersangka hingga membuatnya tersungkur ke tanah. Saat dievakuasi ke RS Bhayangkara, Oki sudah menghembuskan nafas terakhir.
"Di atas kendaraan saat dievakuasi tersangka sudah meninggal, dan di tubuh korban ditemukan kunci letter T ketika digeledah," ungkap Dicky.
Berdasarkan penyidikan Reskrim Polres Gowa, Oki merupakan residivis kasus begal. Dia sudah pernah diringkus anggota Polsek Rappocini, Makassar pada 2016 lalu.
Usai menjalani kurungan penjara selama 15 bulan, Oki bersama kelompoknya kembali berulah. Di Gowa saja dia tercatat sudah beraksi lima kali.
Dua kawanan begal lainnya masih buron, masing-masing Ir dan Fa. Sementara jenazah Oki kekinian ini berada di kamar jenazah RS Bhayangkara. (Lirzam Wahid)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!