Suara.com - Brigadir Dua Bimo Yudho Prasetyo dan rekannya, Brigadir Dua Feri Saputra menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan anggota TNI.
Aksi pengeroyokan itu terjadi, usai keduanya mengikuti patroli Operasi Cipta Kondisi di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (9/6/2018) dini hari.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyampaikan, aksi pengeroyokan itu terjadi ketika kedua korban sedang melintas di kawasan dekat Mall Graha Cijantung. Ketika itu, Bimo dan Feri yang menggunakan sepeda motor hendak membeli minuman ringan di sebuah warung.
"Tak berapa lama ada beberapa orang yang diduga anggota TNI langsung melakukan pemukulan dan pengeroyokan terhadap keduanya," kata Argo, Minggu (10/6/2018).
Akibat pengeroyokan tersebut, Bripda Bimo mengalami luka memar di bagian wajah. Sedangkan Bripda Feri mengalami luka lebam di wajah dan harus menerima enam jahitan di bagian kepala karena luka robek. Kedua anggota Ditsabhara Polda Metro Jaya itu pun dirawat di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.
"Keduanya dilakukan perawatan (di RS Polri)," katanya.
Terkait kasus pengeroyokan itu, kedua korban langsung melakukan pelaporan. Sejauh ini, polisi masih melakukan pendalaman terkait laporan kasus pengeroyokan yang menimpa Bripda Bimo dan Bripda Feri.
"Kami sedang selidiki pelakunya," tandas Argo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta
-
AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar
-
Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup
-
Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan
-
Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'
-
Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi
-
LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk
-
WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
-
Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran
-
Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami