Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bercerita singkat mengenai peristiwa teror di sejumlah wilayah di Indonesia menjelang bulan suci Ramadan 1439 Hijriah beberapa waktu lalu.
Hal ini disampaikan Presiden saat memberikan sambutan di acara buka puasa bersama dengan keluarga besar TNI-Polri serta masyarakat di Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (5/6/2018) sore.
"Aksi terorisme yang menelan jiwa masyarakat, aparat kita, dan di saat rakyat membutuhkan perlindungan dan rasa aman, terutama di bulan puasa. Kita bersyukur TNI-Polri solid bersatu dalam menjaga negara, rakyat, bangsa, dalam melawan terorisme," ujar Jokowi.
Ia menjelaskan, kekompakan TNI-Polri dapat menciptakan suasana tenang di masyarakat.
Kesolidan TNI dan Polri, kata Jokowi, bisa dilihat dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang selalu tampil bersama-sama.
"Ini menunjukkan kesolidan TNI-Polri. Rakyat saya kira sangat gembira TNI-Polri solid. Berbagi sumber daya pemikiran, tenaga, keringat, keberanian, untuk satu tujuan. Melindungi seluruh rakyat indonesia, melindungi segenap masyarakat, tumpah darah Indonesia," katanya lagi.
Buka puasa ini mengangkat tema "Dengan Hikmah Puasa Ramadan 1439 Hijriah, Kita Mantapkan Soliditas dan Sinergitas TNI Polri dalam Rangka Menjamin Kelangsungan Pembangunan Nasional".
Hadir juga Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Bisar Panjaitan.
Kemudian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin