Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham 'Lulung' Lunggana ikut angkat bicara soal insiden sorakan warga kepada Gubernur Anies Baswedan saat menghadiri Halal Bihalal di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/6/2018).
Menurut Lulung, sorakan tersebut adalah hal biasa dan bisa terjadi kepada siapa saja. Apalagi sosok Anies Baswedan dan Sandiaga Uno bukanlah orang biasa.
"Bisa saja spontanitas, bisa saja terjadi sudah ada by design. Namanya kan politik," ujar Lulung di Masjid At-tin Taman Mini Indonesia Indah (TMII) , Jakarta Timur, Minggu (17/6/2018).
Ia menilai sorakan warga tersebut sebagai bentuk apresiasi, meskipun perlu ditelaah apakah itu merupakan ungkapan kegembiraan, kesal atau yang lainnya.
"Tapi kalau orang kesel kepada Anies-Sandi rasanya aneh ya, karena orang itu berprestasi," kata dia.
Salah satu prestasi itu menurut Lulung adalah tidak ada gubernur yang seberani Anies Baswedan menyegel reklamasi di teluk Jakarta.
"Hebat gak? Jadi klau huu kenapa gitu?," katanya lagi.
Ia pun berharap, sorakan kepada Anies tersebut merupakan sorakan yang mengungkapkan ungkapan positif. Karena ia menganggap orang-orang bersorak itu pasti orang yang baik dan tidak mungkin disuruh.
Lulung juga mengapresiasi niat baik Anies dan Sandi datang ke Istana. Hal itu sebagai bentuk menciptakan rasa persatuan dan kesatuan. Karena dalam silaturahmi itu bisa saja sekaligus membangun komunikasi, apa saja tentang pembangunan Jakarta, apa saja sinergi anatara pemerintah pusat dan DKI.
Baca Juga: Dipecat PPP, Lulung Kini Punya Partai Baru
"Karena pemerintah DKI adalah Pemerintah Ibu Kota Negara yaitu Jakarta. Jadi kota dukung saja setiap langkah dan program selama itu menjadi baik untuk masyarakat kita syukuri saja," imbuh Lulung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?