Suara.com - Densus 88 kembali menangkap empat orang terduga teroris di daerah Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng). Penangkapan ini menjelang vonis terdakwa kasus terorisme Aman Abdurrahman.
Empat orang terduga teroris yang ditangkap itu adalah R, MN, F, dan FT alis FM. Pada penangkapan itu, Densus 88 juga menyita sejumlah barang bukti.
"Yang pertama dompet yang isinya KTP, uang dan handphone," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Syahar Diantono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (20/6/2018).
Terhadap barang yang diamankan tersebut, petugas masih mendalaminya. Sebab, keempat orang yang ditangkap itu melakukan komunikasi dengan menggunakan media sosial yakni Telegram.
Keempat orang yang ditangkap itu diduga terkait dengan jaringan atau sel-sel ISIS di Indonesia. Meski begitu, dia belum bisa memastikam kasus teror apa yang sudah dilakukan oleh keempat orang tersebut.
"Kita lagi dalami keterkaitan dari keempat ini, yang pasti diduga jaringan sel-sel ISIS," kata Diantono.
Diantono menambahakn, saat Densus 88 menangkap keempat orang tersebut, tidak ditemukan adanya senjata api. Namun, keempat orang itu masih berkaitan dengan data yang didapat petugas dari kasus-kasus sebelumnya.
"Yang jelas awalnya berdasarkan hasil pengembangan penyidikan. Sehingga kita mendapatkan empat tersangka terduga terorisme, sesuai dengan data yang kemarin terjadi," imbuh dia.
Berita Terkait
-
Jelang Vonis Aman Abdurrahman, Polisi Siapkan Pengamanan 4 Lapis
-
Jelang Vonis Aman, Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris ISIS
-
378 Polisi dan 30 TNI Jaga Sidang Vonis Gembong Teroris JAD
-
Aman Abdurrahman Divonis Jumat, PN Jaksel Steril Mulai Kamis
-
Penangkapan Mantan Teroris di Karanganyar Masih Dikembangkan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan