Suara.com - Setelah masa ijin cuti kampanye di luar tanggungan negara habis, Calon Gubernur nomor urut satu pada Pilkada Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, kembali aktif menjabat gubernur.
Selama sisa dua hari sebelum pencoblosan, Senin sampai Selasa (25-26/6/2018), Ganjar mengaku akan lebih fokus untuk kerja administratif.
Sebagai gubernur, kata Ganjar, tugasnya saat ini mengawasi dan mengamankan kesiapan pilkada. Sementara sebagai kandidat, dirinya harus aktif memantau kesigapan tim.
"Sebenarnya hari ini ada hitung cepat dengan Kapolri, TNI, tapi saya minta tolong kepada pak sekda, agar apa yang menjadi perintah dari pusat bisa langsung diselesaikan," katanya, di sela-sela apel dan halalbihalal di Kantor Gubernuran, Senin (25/6/2018).
Sementara untuk urusan di kantor, Ganjar berjanji menyelesaikan problem-problem administratif. Selama ditinggal cuti, Ganjar mengaku kerjaan banyak yang menumpuk.
"Oleh bagian TU (tata usaha), ada beberapa tanda tangan yang harus disegerakan. Jadi lebih banyak kerja administratif," ujarnya.
Selama ditinggal cuti kampanye pula, Ganjar berterimakasih lantaran sistem pengaduan dan pelayanan pemprov sudah berjalan baik.
"Saya sampaikan terima kasih, artinya sistem kita berjalan," tambahnya. [Adam Iyasa]
Baca Juga: Tragis, 16 Fans Tewas Ditembak Saat Meksiko Taklukkan Korsel
Berita Terkait
-
Wiranto: Jika PNS, Polri dan TNI Tak Netral Akan Ada Kegaduhan
-
Pilkada Tingga 2 Hari, PAN Tetap Dorong Hak Angket Iriawan
-
Jelang Pencoblosan, KPK Didesak Periksa Ganjar Pranowo soal e-KTP
-
Agar Tak Ramai Demo, Anies Berharap Sedikit Gugatan Pilkada ke MK
-
2.500 Pasukan Gabungan Jaga Pilkada Kota Bekasi 27 Juni Besok
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?