Suara.com - Gubernur DKI Jakarata Anies Baswedan berharap di tak akan banyak gugatan hasil pemilihan kepala daerah serentak (Pilkada Serentak) ke Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta. Sebab Anies memprediksi kawasan Medan Merdeka tempat Gedung MK berdiri selalu ramai pasca Pilkada.
Hal itu dikatakan Anies saat menghadiri Video Confrens (Vicon) yang di pimpin Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukan) Wiranto, bersama Polri, Panglima TNI dan Beberapa Menteri dalam rangka Pelaksanaan Mudik Lebaran 1439 H dan Satgas Pangan.
“Kalau habis Pilkada, Merdeka Barat jadi tempat paling ramai d Jakarta. Mudah-mudahan nggak banyak hasil Pilkada yang dilaporkan ke MK. Kami dari Pemprov siap dukung sehingga fungsi pengamanan bisa lebih baik,” ungkapnya di Gedung Prometer Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (25/6/2018).
Sementara itu Anies pun berharap Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya terus bersiaga dalam mengamankan Asian Games 2018 yang salah satunya digelar di Jakarta.
“Asian games kita memastikan semua berjalan dengan tertib, mudah-mudahan banyak pengalaman baik di musim mudik lebaran yang bisa untuk perbaikan di masa yg akan datang,”tambahnya.
Berita Terkait
-
2.500 Pasukan Gabungan Jaga Pilkada Kota Bekasi 27 Juni Besok
-
Jelang Pilkada, 2 Pesawat Jadi Target Penembakan di Papua
-
Pesawat Ditembaki di Papua Angkut Pasukan Pengamanan Pilkada
-
Jelang Pilkada 2018, 1.000 PNS Kena Sanksi karena Tidak Netral
-
Banyak PNS di Jawa Barat Kampanye Dukung Calon Kepala Daerah
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter
-
Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD
-
3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?
-
Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis
-
Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru
-
Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta
-
Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa
-
Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku
-
Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta
-
Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung