Suara.com - Petugas Lapas kelas II B Lubuk Basung, Agam, Sumatera Barat menggagalkan penyelundupan narkoba golongan C jenis Sabu, bawaan pengunjung yang hendak membesuk salah seorang warga binaan.
KPLP Lapas kelas II B Lansano Lubuk Basung Hartono mengatakan, penyelundupan tersebut terungkap saat petugas melakukan pemeriksaan barang bawaan pengunjung berinisial SH dan HW, Senin (25/6/2018) sekitar pukul 11.45 WIB.
"Terduga menyelundupkan sabu dengan cara memasukkannya ke dalam kemasan sabun cair, dan ditemukan saat petugas melakukan pemeriksaan," ujar Hartono saat di konfirmasi Covesia—jaringan Suara.com, Selasa (26/6).
Ia menjelaskan, kedua terduga merupakan orang tua dari narapidana yang divonis 11 tahun oleh pengadilan atas kasus narkoba pada pertengahan bulan lalu.
Pihaknya langsung menyerahkan kasus ini kepada Satnarkoba Polres Agam, sekalian beserta barang bukti dan yang bersangkutan untuk diproses secara hukum.
Kasat Resnarkoba Polres Agam Ajun Komisaris Antonius Dachi, mengakui belum bisa memberikan keterangan karena yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian.
Berita ini kali pertama diterbitkan covesia.com dengan judul ”Jenguk Anak di Lapas Lubuk Basung, Orang Tua Dicokok Petugas Karena Bawa Sabu”
Berita Terkait
-
Diputus 4 Tahun Penjara, Jennifer Dunn Belum Rencana Banding
-
PUPR Alokasikan Rp 127,83 M Lanjutan Bangun Jalan Wisata Mandeh
-
Besuk Suami di Tahanan Polda Metro, PNS Mabes Polri Bawa Sabu
-
Gara-gara Deodoran, Perempuan Pegawai Mabes Polri Dibekuk
-
Jadi Tukang Begal, Remaja di Makassar Ini Ternyata Hobi Nyabu
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook