Suara.com - Satu hari jelang Pilkada 2018, sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) masih terlihat di sejumlah ruas jalan di Kota Bekasi.
Padahal, tiga hari jelang pencoblosan diberlakukan masa tenang, tidak boleh ada lagi kegiatan kampanye termasuk APK tersebut.
APK yang masih beredar diantaranya berada di Jalan Raya Pekayon dan Jalan Raya Bintara. Bahkan, ada beberapa di Jalan Protokol seperti KH Noer Ali, Ir.H Juanda.
"APK memang masih banyak, baik Piwalkot Bekasi maupun Pilgub Jabar," kata pengguna Jalan, Sandi, Selasa (26/6/2018).
Sandi meminta kepada pemerintah dan penyelenggara Pilkada agar dapat menurunkan APK secepatnya.
"Pilkada harus damai, tertib, jangan tebang pilih, harus sesuai dengan peraturan yang ada," ujar dia.
Ketua Panwaslu Kota Bekasi, Novita Ulya Hastuti menyambut baik masukan yang diberikan oleh warga.
"Hari ini merupakan hari terakhir kami menyopot semua APK, baik Piwalkot maupupun Pilgub, kami akan tindak lanjuti," kata Novita.
Menurut dia, pihaknya bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi masih kesulitan untuk menurunkan APK berbentuk baliho.
"Sejauh ini kami baru menurunkan yang berbentuk spanduk. Yang baliho kita terkendala dengan alat untuk menurunkannya. Namun, kami pastikan semua akan kita turunkan," tandasnya. [Yakub]
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat
-
AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono