Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mengklaim tidak ada satu pun gangguan keamanan dalam pelaksanaan tahap pencoblosan Pilkada Jawa Barat pada Rabu (27/6/2018). Menurutnya, pelaksaan pencoblosan di TPS wilayah hukum Polda Metro Jaya berlangsung aman dan lancar.
"Pelaksanaan pilkada sereantak kemaren dari 15.640-an TPS juga pelaksanaannya seluruhnya aman dan lancar tidak ada satupun kejadian apapun," kata Idham saat memimpin apel gelar pasukan Pengamanan Operasi Ketupat Jaya 2018 dan Pengamanan Pilkada di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Jumat (29/6/2018).
Namun demikian, Idham meminta seluruh jajarannya tetap mengawal proses penghitungan suara Pilkada Jabar yang kini masih berlangsung.
Dia juga mengintruksikan agar aparat polisi tetap siaga untuk menghadapi even besar yang akan dilaksanakan di Jakarta. Even besar yang dimaksud adalah pelaksanaan Asian Games serta Pemillihan Legislatif (Pileg).
"Kami kumpulkan seluruh anggota untuk bersama-bersama apel konsolidasi utk menghadapi kegiatan-kegiatan yang di depan sudah menunggu lagi. Di antaranya adalah pengamanan Asian Games kemudian tahapan-tahapan di dalam pemilihan legislatif serta nanti penghitungan suara dari rangkaian Pilkada Serentak ini yang saat ini masih ada di PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan)," dia menjelaskan.
Selain itu, tidak ada kejadian menonjol saat polisi melaksanakan Operasi Ketupat Jaya 2018 untuk mengamankan pelaksanaan mudik dan arus balik Lebaran. Bahkan, dia mengklaim jika angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas saat mudik dan arus balik Lebaran cenderung lebih kecil ketimbang tahun lalu.
"Alhamdulillah kami semua di jajaran Polda Metro Jaya telah melaksnakan Operasi Ketupat dan semuanya berjalan dengan baik, aman, lancar tertib. Angka kriminalitas juga menurun cukup drastis, angka kecelakaan dan pelanggaran lalin juga menurun dengan signifikan dibanding dengan tahun 2017," imbuh dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT